
Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI Said Iqbal meluapkan amarahnya terhadap ketatnya pengamanan aksi unjuk rasa buruh di sekitar Istana Negara, Senin (29/12). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Said Iqbal, memastikan akan menindaklanjuti persoalan mogok kerja. Komitmen tersebut disampaikan saat menerima audiensi Panitia Khusus (Pansus) Mogok Kerja Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, di Jakarta, Jumat (26/6).
Dalam pertemuan tersebut, Said Iqbal mendengarkan langsung paparan DPRK Mimika mengenai berbagai langkah yang telah ditempuh untuk mencari jalan keluar atas sengketa ketenagakerjaan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
"Saya mendengarkan secara langsung penjelasan dari DPRK Mimika mengenai berbagai upaya yang telah dilakukan dalam mencari solusi atas persoalan tersebut," kata Said Iqbal.
Ia menilai persoalan mogok kerja tidak hanya berkaitan dengan hubungan industrial semata, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan serta berdampak pada stabilitas ekonomi daerah. Karena itu, penyelesaiannya membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh pihak terkait.
"Saya menyampaikan bahwa setiap perselisihan hubungan industrial harus diselesaikan melalui dialog yang konstruktif, dengan tetap menjunjung tinggi kepastian hukum dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja," ujarnya.
Menurut Said Iqbal, pemerintah, perusahaan, serikat pekerja, dan seluruh pemangku kepentingan perlu duduk bersama untuk mencari solusi yang dapat memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi semua pihak. Ia juga mengapresiasi langkah DPRK Mimika yang membentuk Pansus khusus guna mengawal penyelesaian konflik ketenagakerjaan tersebut.
"Saya juga menyambut baik inisiatif DPRK Mimika yang membentuk Panitia Khusus untuk menangani persoalan ini. Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat penting agar penyelesaian konflik hubungan industrial dapat berjalan secara adil, menjaga iklim investasi, sekaligus melindungi hak dan martabat para pekerja," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pansus Mogok Kerja DPRK Mimika, Derek Tonouye, mengatakan kedatangan pihaknya ke Jakarta merupakan bagian dari upaya memperjuangkan hak-hak pekerja yang hingga kini belum memperoleh penyelesaian yang memadai. Ia menilai, persoalan ketenagakerjaan di Papua Tengah telah berlangsung hampir sembilan tahun tanpa solusi yang jelas.
"Kami datang kemari, bertemu bapak Said Iqbal sebagai penasehat khusus presidan karena adanya persoalan buruh, dimana selama sembilan tahun negara dinilai tidak mampu selesaikan, sehingga kehadiran negara menjadi pertanyaan besar? Kemana pemerintah kita," ujar Derek.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
