
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Dolar Asia, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan akan kembali melemah pada perdagangan Rabu (24/6), setelah sebelummya ditutup melemah 16 poin menjadi Rp 17.859 per dollar AS pada perdagangan Selasa (23/6).
Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan, Sentimen pasar membaik setelah Washington mengeluarkan izin umum 60 hari yang memungkinkan penjualan, pengiriman, dan impor minyak mentah dan produk minyak bumi Iran sebagai bagian dari negosiasi yang sedang berlangsung dengan Teheran.
Langkah ini dilakukan setelah pejabat AS dan Iran melaporkan kemajuan menuju kesepakatan perdamaian yang lebih luas dan perpanjangan kerangka kerja gencatan senjata sementara.
Para pejabat Iran pada hari Senin menggambarkan pembicaraan terbaru sebagai telah mencapai "kemajuan besar," sementara laporan media mengatakan Teheran telah mengamankan keringanan ekspor minyak dan petrokimia seiring berlanjutnya diskusi menuju kesepakatan akhir yang diharapkan dalam waktu 60 hari.
“Prospek kembalinya tambahan barel minyak Iran ke pasar menutupi risiko geopolitik yang masih ada,” ujar Ibrahim dikutip Rabu (24/6).
Ibrahim mengatakan, di sisi internal , pasar juga terus memantau tentang rentetan persoalan yang menimpa sejumlah perusahaan manufaktur mulai dari penghentian produksi, perumahan karyawan, keterlambatan pembayaran gaji hingga relokasi investasi ke negara lain dinilai menjadi sinyal melemahnya daya saing industri manufaktur nasional.
Terdapat empat perusahaan yang terancam melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan karyawannya imbas panasnya situasi global, yakni perang antara Iran dengan Amerika Serikat-Israel. Salah satunya, perusahaan komponen otomotif di Pasuruan dan Mojokerto yang terancam melakukan PHK terhadap ribuan karyawannya.
“Kondisi yang tidak menentu membuat principle di Jepang memindahkan sebagian produksinya serta melakukan diversifikasi ke komponen kendaraan listrik,” ujarnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
