Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Juni 2026 | 01.20 WIB

BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Indef: Momentum Memikat Investor Asing Kembali

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti. (ANTARA) - Image

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti. (ANTARA)

JawaPos.com - Ekonom Institute For Development of Economics and Finance (Indef), menilai upaya Bank Indonesia (BI) dengan menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 5,75 persen dapat memikat investor asing kembali masuk ke pasar Indonesia.

Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti, mengatakan kenaikan suku bunga acuan juga diharapkan dapat membantu menstabilkan nilai tukar rupiah yang tertekan dalam kurun waktu sebulan terakhir.

“Kenaikan imbal hasil aset keuangan domestik diharapkan dapat memikat investor asing untuk kembali menanamkan modalnya di Indonesia, yang pada akhirnya membantu menstabilkan nilai tukar Rupiah.Kenaikan Suku Bunga,” ujar Esther kepada JawaPos.com, Jumat (19/6).

Meski begitu, ia melihat terdapat dampak langsung yang akan dirasakan oleh masyarakat khususnya terkait dengan naiknya bunga pinjaman.

“Seperti KPR dan kredit kendaraaan, namun diiringi dengan potensi imbal hasil yang lebih tinggi untuk produk simpanan atau deposito,” ucapnya.

Selain berdampak terhadap naiknya suku bunga kredit, penyesuaian suku bunga acuan yang cukup tinggi juga akan berdampak terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Esther mengatakan, tingginya suku bunga acuan akan membuat investor mengalihkan dananya ke instrumen lainya yang lebih aman.

“Tingginya suku bunga acuan cenderung memberikan tekanan atau sentimen negatif bagi IHSG karena investor sering kali mengalihkan dananya dari saham ke instrumen yang lebih aman seperti obligasi atau deposito,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) kembali menaikan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI terbaru.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen,” ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Kamis (18/6).

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore