
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat mengikuti Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan, pembentukan tim pengadaan batubara kalori sedang dalam rangka mengatasi kendala PT PLN (Persero) dilakukan untuk menghindari adanya kerugian negara.
Ia menjelaskan, hal tersebut perlu dilakukan lantaran pengadaan listrik oleh PLN mulai dari hulu hingga hilir mendapatkan subsidi dari negara.
“Kalau negara tidak hadir bersama-sama dengan PLN untuk melakukan pengawasan dan manajemen yang presisi, itu akan melahirkan cost lebih,” ujar Bahlil saat ditemui usai Rapat Koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (18/6).
Bahlil mengatakan, jika biaya pengeluaran atau operational expenditure (Opex) PLN tinggi maka akan sangat berpengaruh terhadap keuangan negara khususnya terkait dengan beban subsidi.
“Dalam rangka meminimalisir Opex-nya, maka negara harus hadir dengan dilakukan pengawasan yang profesional,” ujarnya.
Adapun, dari sisi hulu negara hadir dalam bentuk aturan harga maksimal untuk batubara melalui kebijakan domestic price obligation (DPO) yang dipatok sebesar USD 70 per ton untuk kebutuhan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
Sedangkan disisi hilir,negara hadir dalam bentuk kompensasi dan subsidi atas harga tarif dasar listrik (TDL) untuk beberapa golongan.
Bahlil menyebut, pembentukan tim yang terdiri dari Kementerian ESDM, PLN, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ditujukan untuk memastikan transparansi pada rantai pasok batubara hingga mencapai PLTU.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
