Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juni 2026 | 14.43 WIB

IHSG Diprediksi Menguat Awal Pekan, Berikut Saham yang Layak Dicermati

Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (15/6), diprediksi akan kembali menguat setelah ditutup perkasa atau naik sebesar 2,07 persen ke level 6,007 pada perdagangan Jumat (12/6). IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatannya. 

Target pengujian selanjutnya berada di kisaran area 6.106–6.140, yang sekaligus menjadi area uji bagi Moving Average 20 (MA20). Adapun level support berada di 5.594 dan 5,344, sedangkan level resistance berada di 5,941 dan 6,065.

IHSG saat ini berada pada bagian dari wave (iv) dari wave 3. Berdasarkan proyeksi teknikal tersebut, IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan guna menguji area 6.065–6.256 sekaligus menguji posisi Moving Average 20 (MA20).

MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness dan Trading Buy untuk beberapa saham pilihan. Adapun rekomendasi untuk Buy on Weakness berada pada saham PT Indika Energy Tbk. (INDY), saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL), dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR).

INDY juga menguat signifikan pada level 18,32 persen ke level 2,260 yang disertai dengan tingginya volume pembelian. Adapun, posisi INDY saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.

Investor disarankan melakukan buy on weakness di rentang 2.130–2.260 dengan target harga 2.560 dan 2.810, serta stoploss di bawah 2.040.

MNC Sekuritas memperkirakan NCKL akan menguat sebesar 13,38 persen ke level 890, penguatanya akan mampu menembus MA20. Saat ini, posisi NCKL diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (1) dari wave [C].

Kemudian, UNVR akan menguat sebesar 1,83 persen ke level 1,665 akibat adanya dominasi volume pembelian. Posisi UNVR saat ini masih berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B).

Adapun, investor disarakan melakukan buy on weakness di rentang 1,380 hingga 1,500, dengan target harga di level 1,780 hingga 2,020 dan stoploss dibawah 1,340.

Sementara itu, saham PT HM Sampoerna (HMSP) bisa diperdagangkan dengan strategi Trading Buy. Adapun, HMSP diprediksi akan menguat 1,68 persen ke level 605. Selama HMSP masih mampu bergerak di atas 580 sebagai stoplossnya, maka posisi HMSP saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave (iv) dari wave [c].

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore