
Ilustrasi kawasan hunian premium. (Istimewa)
JawaPos.com - Minat masyarakat terhadap hunian premium menunjukkan tren yang terus menguat. Tidak hanya mencari rumah dengan ukuran lebih besar, calon pembeli kini semakin mempertimbangkan kualitas kawasan, akses infrastruktur, serta potensi nilai investasi jangka panjang sebelum mengambil keputusan membeli properti.
Perubahan preferensi tersebut tercermin dari data Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia. Data menunjukkan penjualan rumah pada triwulan IV 2025 mengalami perbaikan sebesar 2,01 persen secara kuartalan (qtq), setelah sebelumnya terkontraksi 5,21 persen pada triwulan III 2025.
Pertumbuhan paling signifikan terjadi pada segmen rumah tipe besar yang melonjak 31,97 persen (qtq) setelah sebelumnya mengalami kontraksi 13,50 persen. Kondisi ini mengindikasikan bahwa permintaan terhadap hunian premium masih cukup kuat, terutama di kawasan penyangga Jakarta yang memiliki dukungan infrastruktur dan lingkungan yang lebih tertata.
Melihat perkembangan tersebut, sejumlah pengembang mulai menyesuaikan strategi produk mereka dengan menghadirkan hunian yang tidak hanya menawarkan bangunan berkualitas, tetapi juga mengedepankan konsep kawasan yang terintegrasi.
Menurut Commercial General Manager Ateraland Group Andika Seto, kehadiran tipe baru merupakan bagian dari penguatan konsep kawasan yang menjadi fokus utama pengembangan. Dia menjelaskan, kebutuhan pasar saat ini semakin beragam sehingga pengembang perlu menyediakan pilihan hunian yang lebih fleksibel dan sesuai dengan gaya hidup penghuni.
"Tipe F dalam Garden Residence at Emeralda Golf ini dihadirkan sebagai bagian dari penguatan konsep kawasan yang kami kembangkan. Bagi kami, nilai sebuah hunian tidak hanya terletak pada unitnya, tetapi juga pada kualitas lingkungan, konektivitas, serta keberlanjutan kawasan itu sendiri," ujar Andika.
"Garden Residence at Emeralda Golf Tipe F dirancang untuk menjawab kebutuhan akan hunian landed di kawasan golf dengan tata ruang yang lebih efisien dan fungsional, sekaligus memperluas pilihan bagi segmen pembeli yang semakin dinamis," lanjut dia.
Selain ukuran rumah, efisiensi tata ruang juga menjadi salah satu faktor yang semakin diperhatikan oleh calon pembeli rumah premium. Mereka tidak lagi hanya mencari bangunan luas, tetapi juga desain yang mampu mendukung kenyamanan aktivitas sehari-hari.
Tipe F dirancang dengan konsep dua lantai di atas lahan seluas 162 meter persegi dan luas bangunan 155 meter persegi. Pengembang mengedepankan pemanfaatan ruang yang lebih optimal melalui pencahayaan alami serta sirkulasi udara yang baik untuk menunjang kenyamanan penghuni.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
