
Wamentrans Viva Yoga Mauladi dalam acara Rembug Tani di Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (23/5)/(Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah membuka opsi agar komoditas karet ke depan bisa masuk dalam skema penerima pupuk subsidi. Pasalnya, selama ini petani karet belum memperoleh fasilitas tersebut.
Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans), Viva Yoga Mauladi, mengatakan, perhatian terhadap sektor karet perlu diperkuat mengingat mayoritas perkebunan karet nasional dikelola oleh masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan transmigrasi.
“Sampai sekarang karet tidak termasuk komoditas yang mendapatkan pupuk subsidi, betul kan? Iya. Maunya Bapak-Ibu karet juga masuk sebagai komoditas yang masuk di pupuk subsidi," ujarnya dalam acara Rembug Tani di Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (23/5).
Ia kemudian meminta dukungan agar peluang tersebut dapat diperjuangkan bersama dengan berbagai pihak, termasuk PT Pupuk Indonesia selaku produsen pupuk nasional.
“Jadi bagaimana caranya dengan kondisi keuangan Pupuk Indonesia, kondisi pemerintahan, petani karet itu bisa diatur kalau memang tidak seluruhnya ya sebagian dulu diperjuangkan,” ucapnya.
Menurut Viva, pemberian pupuk dinilai dapat menjadi salah satu faktor penting untuk mendongkrak hasil produksi petani karet. Ia menilai selama ini banyak petani belum melakukan pemupukan secara optimal karena keterbatasan biaya.
“Kalau kemudian pupuk itu diberikan oleh pemerintah, saya rasa kita akan bisa menyalip negara Thailand bahwa produktivitas karet Indonesia akan semakin tinggi,” katanya.
Selain rencana bantuan pupuk, pemerintah juga menyiapkan dukungan berupa pengendalian hama serta peningkatan teknik penyadapan agar produksi lateks menjadi lebih optimal.
Viva menambahkan, pemerintah juga meminta asosiasi dan dinas terkait menyiapkan data calon petani dan calon lahan (CPCL) sebagai dasar penyaluran bantuan secara tepat sasaran.
“Untuk mendapatkan bantuan pemerintah harus by name by address, ada CPCL-nya, bekerja sama dengan dinas-dinas terkait di kabupaten masing-masing,” tuturnya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
