
Ilustrasi aset Kripto. (Istimewa)
JawaPos.com–Di tengah kondisi pasar kripto yang masih fluktuatif akibat tekanan global, Tokocrypto mendorong investor untuk menerapkan strategi investasi yang lebih adaptif. Sekaligus memperkenalkan inovasi terbaru melalui Program Referral.
Program ini hadir sebagai upaya memperluas adopsi aset digital sekaligus memberikan peluang tambahan bagi pengguna untuk mendapatkan manfaat dari aktivitas trading.
Berdasar data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah investor aset kripto di Indonesia telah melampaui 21 juta akun pada awal 2026. Hingga Februari 2026, jumlah investor tercatat mencapai 21,07 juta akun, meningkat dari Januari yang sebesar 20,70 juta akun. Angka ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kripto tetap kuat meski pasar mengalami dinamika.
Namun, di tengah pertumbuhan jumlah investor, aktivitas perdagangan justru mengalami penurunan. Nilai transaksi kripto pada Februari 2026 tercatat sebesar Rp 29,4 triliun, turun dari Januari yang mencapai Rp 37,29 triliun.
Penurunan juga terjadi pada kapitalisasi pasar yang menyusut sekitar 14 persen menjadi Rp23,59 triliun. Kondisi ini mencerminkan bahwa pergerakan pasar kripto masih sangat dipengaruhi sentimen global.
CEO Tokocrypto Calvin Kizana menjelaskan, volatilitas yang terjadi saat ini tidak terlepas dari faktor makroekonomi dan geopolitik global. Ketegangan geopolitik seperti perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok serta konflik di Timur Tengah mendorong sentimen risk-off di pasar keuangan global.
Baca Juga:Coba-coba Trading Kripto Derivatif? Ini Tips Mulai yang Aman untuk Investor Pemula di 2026
”Ini ditambah dengan kebijakan suku bunga tinggi di AS, likuiditas global menjadi lebih ketat sehingga memicu tekanan di pasar kripto,” ujar Calvin.
Calvin menambahkan, fluktuasi yang terjadi merupakan bagian dari siklus pasar yang wajar. Jika melihat tren beberapa tahun terakhir, lonjakan aktivitas pada 2024 dipicu momentum Bitcoin halving, peluncuran ETF di AS, dan efek domino terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS.
”Penurunan pada 2025 hingga awal 2026, lebih merupakan fase normalisasi dan konsolidasi, bukan pelemahan fundamental industri. Fluktuasi ini menunjukkan bagaimana pergerakan harga kripto sangat berkaitan dengan kondisi ekonomi global maupun domestik,” terang Calvin Kizana.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
