Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 April 2026 | 04.46 WIB

Brand Kecantikan asal Korsel Tutup Gerai Fisik, Innisfree Hengkang dari Indonesia?

Innisfree offline store. Sejumlah toko mandiri brand kecantikan asal Korea Selatan ini memang terlihat berhenti beroperasi di berbagai pusat perbelanjaan. (istimewa) - Image

Innisfree offline store. Sejumlah toko mandiri brand kecantikan asal Korea Selatan ini memang terlihat berhenti beroperasi di berbagai pusat perbelanjaan. (istimewa)

JawaPos.com – Kabar mengenai penutupan gerai Innisfree di Indonesia sempat memicu tanda tanya di kalangan konsumen, terlebih bagi para beauty enthusiast. Sejumlah toko mandiri brand kecantikan asal Korea Selatan ini memang terlihat berhenti beroperasi di berbagai pusat perbelanjaan, memunculkan asumsi bahwa mereka hengkang dari pasar Indonesia.

Namun, kenyataannya tidak demikian. Manajemen dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/4) menjelaskan, penutupan gerai fisik ini justru menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku konsumen dan dinamika industri kecantikan yang semakin digital.

Marketing Manager Innisfree Indonesia, Angeline Tjoea, menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bentuk transformasi model bisnis agar lebih efisien dan relevan dengan kebiasaan belanja saat ini.

"Penutupan gerai mandiri bukan berarti kami meninggalkan pasar Indonesia. Kami melakukan penyesuaian strategi distribusi agar produk tetap mudah diakses melalui kanal yang lebih relevan," ujarnya.

Perubahan ini tidak lepas dari pergeseran tren konsumen. Saat ini, proses pembelian tidak lagi terjadi hanya di toko fisik. Konsumen cenderung mencari informasi terlebih dahulu secara online mulai dari membaca ulasan hingga membandingkan produk sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli.

Hal ini juga diperkuat oleh berbagai riset industri, termasuk laporan dari Google, Temasek, dan Bain & Company, yang menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen konsumen kecantikan di Indonesia melakukan riset produk secara daring.

Bahkan, kontribusi e-commerce terhadap penjualan produk kecantikan di Asia Tenggara telah melampaui 50 persen, menandakan pergeseran besar dari kanal offline ke digital. Menjawab tren tersebut, Innisfree kini mengadopsi pendekatan omnichannel.

Produk-produknya tetap bisa diakses melalui official store di berbagai marketplace, serta jaringan ritel seperti Sociolla dan Watsons. Strategi ini memungkinkan brand tetap hadir secara fisik, namun melalui kemitraan yang lebih fleksibel.

“Perilaku konsumen yang semakin digital menjadi pertimbangan utama kami dalam memperkuat kanal online, tanpa menghilangkan akses offline,” tambah Angeline.

Sejalan dengan perubahan distribusi, Innisfree juga terus berinovasi dalam pengembangan produk. Salah satunya melalui peluncuran rangkaian Green Tea Milk Essence & Ceramide Cream yang mulai diperkenalkan secara global sejak November 2025.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore