
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengakui bahwa pemerintah tidak bisa memberikan jaminan penuh terhadap dampak kebijakan dari pengalihan dana desa yang digunakan untuk membayar cicilan pembiayaan Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih.
Namun, ia menilai masih terdapat ruang manfaat dari pengalihan sebagian dana desa ke program koperasi tersebut. Menurut dia, apabila selama ini penggunaan dana desa dinilai belum optimal, maka pengalihan sebagian anggaran ke Kopdes Merah Putih tetap memiliki potensi keuntungan.
“Jamin kan nggak bisa 100 persen jamin. Tapi gini, itu kan sekitar 2 per 3 dari dana desa ditransfer ke situ (pembiayaan koperasi merah putih),” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan, Sabtu (21/3).
“Kalau kita anggap sebelumnya dana desanya enggak efisien, kan masih ada untungnya, pasti,” imbuhnya.
Purbaya juga menekankan bahwa keberadaan koperasi desa tetap akan menciptakan aktivitas ekonomi di tingkat lokal. Bahkan, dalam skenario terburuk sekalipun, ia meyakini akan tetap ada proses produksi yang berjalan.
“Sejelek-jelek kopdes, pasti ada sesuatu, ada proses produksinya di situ,” jelasnya.
Ke depan, pemerintah masih akan merumuskan lebih lanjut terkait mekanisme pelaksanaan program Kopdes Merah Putih agar dampaknya terhadap pembangunan desa tetap dapat terjaga.
“Nanti ke depan juga kita akan ngomongin seperti apa pelaksanaannya,” pungkasnya.
Sebelumnya, skema pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih mulai terkuak. Ternyata, pengajuan kredit senilai Rp 3 miliar per koperasi bukan berasal dari pemerintah desa, melainkan langsung diajukan PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pelaksana.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
