
ILUSTRASI: Aktivitas truk pengangkut petikemas tengah melakukan kegiatan bongkar muat di Terminal Petikemas Surabaya.
JawaPos.com - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memastikan operasional bongkar muat tetap berjalan 24 jam sehari dan 7 hari seminggu guna mengantisipasi lonjakan arus logistik menjelang Lebaran Idulfitri 2026. Seiring dengan itu, kebijakan pembatasan angkutan barang juga sudah berlaku hingga 29 Maret 2026.
Corporate Secretary IPC TPK Pramestie Wulandary menegaskan bahwa kesiapan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah.
“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam pengaturan pembatasan angkutan barang selama masa mudik. Untuk itu, IPC TPK memastikan layanan bongkar muat tetap berjalan optimal selama 24/7, dengan dukungan monitoring intensif serta kesiapan personel operasional di seluruh lini,” ujarnya, Rabu (18/3).
Oleh karena itu, Pramestie mengingatkan pentingnya percepatan distribusi sebelum masa pembatasan angkutan barang diberlakukan.
“Percepatan delivery sebelum masa pembatasan menjadi kunci untuk menjaga kelancaran rantai pasok. Dengan sinergi antara operator terminal, regulator, dan pengguna jasa, kami optimistis arus logistik nasional tetap terjaga dengan baik selama periode Lebaran,” lanjutnya.
Peningkatan aktivitas logistik nasional mulai terlihat memasuki pekan ketiga Ramadan. Di Terminal Petikemas 2 (TP2) domestik, lonjakan tercatat mencapai sekitar 37,5 persen dibandingkan minggu sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya arus peti kemas serta frekuensi kunjungan kapal yang berdampak pada kepadatan lapangan penumpukan atau Yard Occupancy Ratio (YOR).
Untuk mengantisipasi potensi penumpukan di area pelabuhan, IPC TPK telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya optimalisasi layanan gate pass, pemanfaatan lapangan penumpukan Lini 2 sebagai buffer Lini 1, serta kerja sama dengan depo peti kemas di sekitar Tanjung Priok.
Selain itu, penguatan manajemen lalu lintas dan aspek keselamatan juga dilakukan melalui penempatan petugas Port Facility Security Officer (PFSO) di titik-titik rawan antrean guna memastikan kelancaran operasional.
Seiring dengan penerapan pembatasan angkutan barang pada periode 13 hingga 29 Maret, IPC TPK memproyeksikan adanya peningkatan aktivitas pengambilan peti kemas sebelum masa tersebut dimulai. Oleh karena itu, pengguna jasa diimbau untuk segera melakukan percepatan delivery menuju depo di wilayah Jakarta Utara guna menghindari kepadatan pasca Lebaran.
IPC TPK juga terus memperkuat koordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), instansi terkait, serta perusahaan pelayaran guna menjaga sinkronisasi jadwal kapal dan kelancaran arus logistik di seluruh terminal.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
