
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com – Pemerintah memastikan sudah mulai menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur negara. Hingga Jumat (6/3) sore, realisasi pembayaran THR untuk aparatur sipil negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga TNI dan Polri di pemerintah pusat telah mencapai sekitar Rp 3,1 triliun.
Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan sebagian besar pembayaran THR dapat rampung sepekan ke depan. Hal ini sejalan dengan proses pencairan yang sudah dilakukan oleh masing-masing instansi.
“Hari ini sudah cair. Mungkin kemarin belum sebagian,” ujar Purbaya dalam Media Briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/3).
Menurut dia, pemerintah pusat sebenarnya sudah membuka proses pencairan sejak hari ini, Jumat (6/3). Namun, lanjut Purbaya, kecepatan realisasi di tiap instansi bergantung pada proses pengajuan dari kementerian atau lembaga terkait.
“Mungkin seminggu depan sebagian besar sudah keluar. Kalau instansinya belum minta ya belum dicairkan, belum keluar. Tapi mereka sudah bisa mencairkan sejak pagi ini,” jelasnya.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan hingga pukul 16.30 WIB pada 6 Maret 2026, THR bagi aparatur negara di pemerintah pusat telah dibayarkan sebesar Rp 3,1 triliun kepada sekitar 631 ribu pegawai.
Jumlah tersebut masih sebagian dari total sekitar 2,2 juta ASN di pemerintah pusat yang berhak menerima THR tahun ini. “Berarti ada yang masih belum diambil,” tutur Purbaya.
Sementara itu, pembayaran THR untuk para pensiunan juga hampir rampung. Pemerintah telah menyalurkan Rp 11,4 triliun kepada 3.568.570 pensiunan atau sekitar 93,5 persen dari total penerima.
Adapun untuk ASN di pemerintah daerah, realisasi pencairan masih relatif kecil. Hingga saat ini baru tiga pemerintah daerah yang menyalurkan THR dengan total nilai Rp 127,6 miliar kepada 16.848 pegawai dari total 546 pemda di seluruh Indonesia.
Meski demikian, Purbaya memastikan seluruh anggaran sebenarnya sudah siap dan tinggal menunggu proses pencairan dari masing-masing instansi. “Jadi seperti itu, tapi sudah siap semua, tinggal berapa cepat mereka (setiap instansi) mencairkan itu (THR),” pungkasnya.
