Susiwijono Moegiarso
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menghadiri Bisnis Indonesia Midyear Challenges 2025 di Jakarta, Selasa (29/7). (ANTARA)
JawaPos.com - Pemerintah menutup tahun 2025 dengan kinerja perekonomian nasional yang tetap solid di tengah tekanan geopolitik, volatilitas pasar keuangan, dan perlambatan ekonomi global. Stabilitas makroekonomi terjaga, sementara fondasi pertumbuhan terus diperkuat melalui berbagai kebijakan lintas sektor.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi kuat antar kementerian dan lembaga dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong transformasi ekonomi.
"Menutup tahun 2025, kita patut bersyukur bahwa perekonomian nasional tetap resilien di tengah tantangan global yang tidak mudah," katanya di Jakarta, Selasa (29/12).
Sepanjang 2025, perekonomian Indonesia menunjukkan resiliensi yang solid. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2025 tercatat 5,04 persen (YoY), sementara inflasi terjaga rendah di level 2,72 persen per November 2025.
Di sektor eksternal, neraca perdagangan membukukan surplus USD 35,88 miliar sepanjang Januari-Oktober 2025 dan mencatatkan tren surplus selama 66 bulan berturut-turut. Indikator lain seperti PMI Manufaktur, Indeks Keyakinan Konsumen, serta pertumbuhan kredit juga berada di zona ekspansif.
Peran Indonesia di tingkat global turut menguat melalui partisipasi aktif dalam berbagai forum strategis seperti OECD, BRICS, G20, ASEAN, APEC, dan RCEP. Pemerintah juga memperluas jejaring kerja sama dagang melalui berbagai perjanjian, antara lain IEU-CEPA, ICA-CEPA, ACFTA 3.0, serta penandatanganan Indonesia-EAEU Free Trade Agreement pada 21 Desember 2025. Sementara itu, negosiasi tarif resiprokal dengan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan substansi utama dan ditargetkan rampung pada awal 2026.
Di sektor energi, komitmen pendanaan Just Energy Transition Partnership (JETP) untuk Indonesia meningkat dari USD 20 miliar pada 2022 menjadi USD 21,4 miliar pada 2025. Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan mitra internasional terhadap kebijakan transisi energi nasional yang berkelanjutan dan inklusif.
Pemerintah juga menjaga daya beli masyarakat melalui berbagai stimulus dan bantuan sosial. Program diskon transportasi, rangkaian belanja nasional seperti Harbolnas dan Indonesia Great Sale, serta penyaluran Bantuan Langsung Tunai Subsidi Kesejahteraan (BLTS Kesra) kepada hampir 30 juta keluarga penerima manfaat menjadi penopang konsumsi rumah tangga menjelang akhir tahun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022