
Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio. (Istimewa)
JawaPos.com - Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap membayar pajak kendaraan bermotor perlu ditingkatkan. Perbaikan sistem dan tata kelola perpajakan dinilai menjadi salah satu aspek yang bisa mendorong kepatuhan membayar pajak.
Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio mengatakan, integritas aparat dan perbaikan sistem perlu dilakukan. Dengan pengelolaan dana pajak yang baik, maka akan meningkatkan kepatuhan masyarakat.
Atas dasar itu, Agus mendorong adanya penghargaan atau insentif khusus bagi pihak yang taat membayar pajak. Pemerintah diminta tidak hanya terfokus pada pemutihan denda pajak.
Pemutihan denda pajak tidak sepenuhnya efektif membuat warga taat bayar pajak. Oleh karena itu, perlu adanya terbosan baru yang layak dicoba untuk memperbaiki situasi tersebut.
“Saya berharap ketika nanti masyarakat sudah taat, itu ada reward punishment kepada masyarakat. Artinya apa, kalau dia tidak bayar tentu ada denda, kalau dia rajin tepat bayar tentu ada bonusnya,” ujar Agus kepada wartawan, Sabtu (6/12).
Penghargaan yang diberikan, kata Agus, bisa berupa voucher, atau diskon yang bisa dipakai ketika pembayaran pajak di tahun berikutnya. Cara ini diyakini bisa membangun sistem yang lebih baik.
“Itukan hal atau marketing gimmick yang bisa dilakukan, yang penting rohnya itu jadi dulu, yaitu saling percaya dan tidak ada lagi hal-hal yang dulu merusak sistem itu sendiri,” jelasnya.
Agus menekankan bahwa ketidakpercayaan masyarakat dalam hal pembayaran pajak kendaraan sangat merugikan. Pasalnya, pajak kendaraan menjadi salah satu sumber pemasukan besar bagi negara.
“Tidak hanya kepada pembayar pajak, tetapi juga pengelolanya dan publik secara keseluruhan,” ucapnya.
Menurutnya, selain soal kemudahan dalam proses pembayaran pajak, masyarakat juga harus diberikan penghargaan karena sudah taat dan tepat waktu ketika membayar pajak kendaraan. Dia menegaskan upaya untuk menjaga kepatuhan masyarakat harus dimulai dari aparat di lapangan.
“Jadi si petugas Samsatnya atau lantas itu juga harus jujur, harus baik,” tandasnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
