Penumpang berjalan keluar saat tiba di Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Jakarta, Sabtu (5/4/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan keinginannya agar proyek kereta cepat Whoosh tidak berhenti hanya di rute Jakarta–Bandung–Surabaya, tetapi diperpanjang hingga ke Banyuwangi, Jawa Timur. Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, Selasa (4/11).
“Saya minta tidak hanya (sampai) Surabaya. Banyuwangi (kereta cepat sampai Banyuwangi), ya. Banyuwangi. Surabaya itu zaman dulu, sekarang Banyuwangi,” kata Prabowo.
Di sisi lain, Prabowo menegaskan dirinya bertanggung jawab penuh terhadap polemik pembiayaan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Ia meminta PT KAI dan masyarakat tidak khawatir karena pemerintah berkomitmen melayani rakyat.
“PT KAI enggak usah khawatir, semuanya enggak usah khawatir. Kita layani rakyat, kita berjuang untuk rakyat. Teknologi, semua sarana, itu tanggung jawab bersama, dan pada akhirnya tanggung jawab Presiden Republik Indonesia. Jadi saya sekarang tanggung jawab untuk itu,” tegasnya.
Prabowo menuturkan, dirinya sudah mempelajari masalah utang dan pembiayaan operasional Whoosh. Ia memastikan kondisi keuangan Indonesia masih sanggup menanggungnya.
“Saya sudah pelajari masalahnya. Tidak ada masalah. Saya tanggung jawab nanti utang itu, Whoosh semuanya. Indonesia bukan negara sembarangan. Kita hitung, enggak ada masalah itu,” ujar Prabowo.
Prabowo menekankan pemerintah tidak boleh menghitung untung rugi dalam menyediakan transportasi umum yang layak. Menurutnya, layanan transportasi publik adalah Public Service Obligation (PSO) yang wajib disediakan negara.
“Ini kehadiran negara. Dari mana uang itu? Dari uang rakyat, dari pajak, dari kekayaan negara. Makanya kita harus mencegah semua kebocoran,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya pemberantasan korupsi agar uang rakyat bisa benar-benar kembali untuk pelayanan publik.
“Kita sungguh-sungguh harus hentikan penyelewengan dan korupsi. Uang rakyat enggak boleh dicuri, karena akan kita kembalikan kepada pelayanan untuk rakyat,” jelasnya.
Sebagai informasi, proyek kereta cepat Whoosh dimulai pada tahun 2016 dan diresmikan pada 2023. Berdasarkan catatan, total utang proyek ini mencapai Rp 118 triliun. Polemik pembiayaan masih bergulir, dan pemerintah tengah mencari solusi terbaik bersama Badan Pengelola Investasi Danantara.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
