Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 September 2025 | 12.10 WIB

IEU CEPA jadi Angin Segar bagi Pabrikan Eropa dengan Pasar Indonesia, Piaggio Nantikan Regulasi Turunan

PT Piaggio Indonesia, perusahaan produsen sepeda motor dan skuter, menilai IEU CEPA dapat memberikan dampak positif pada industri otomotif. (ANTARA) - Image

PT Piaggio Indonesia, perusahaan produsen sepeda motor dan skuter, menilai IEU CEPA dapat memberikan dampak positif pada industri otomotif. (ANTARA)

JawaPos.com - PT Piaggio Indonesia, perusahaan produsen sepeda motor dan skuter, menilai Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) dapat memberikan dampak positif pada industri otomotif, khususnya pabrikan Eropa. Public Relation and Communications Manager PT Piaggio Indonesia Ayu Hapsari mengatakan dampak positif akan dirasakan terhadap Bea Masuk produk impor atau Completely Built Up (CBU) dari Italia.

"Secara umum kesepakatan ini berpotensi memberikan dampak positif pada industri otomotif, khususnya dalam hal Bea Masuk produk CBU," ujar Ayu Hapsari, dikutip dari Antara, Sabtu (27/9).

Meski demikian, Ayu menuturkan pihaknya masih menunggu regulasi turunan dari perjanjian kemitraan Indonesia dan Uni Eropa tersebut. Menurut dia, pengaruh IEU CEPA bakal berbeda disesuaikan dengan negara asal produksi masing-masing model.

"Jadi, pengaruh IEU-CEPA nantinya bisa berbeda-beda tergantung asal negara produksi masing-masing model," ujar Ayu.

Sebab, tidak semua produk Piaggio diproduksi di Italia. Ada sejumlah model Piaggio yang diproduksi di negara Asia seperti Vietnam. Ayu menambahkan prioritas utama Piaggio ingin tetap menghadirkan produk roda dua premium untuk konsumen Indonesia.

"Jadi, tentu kami menyambut positif setiap inisiatif yang bisa memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan roda dua berkualitas," tambahnya.

Piaggio saat ini memang telah memiliki fasilitas produksi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Namun, fasilitas ini dikhususkan untuk memproduksi Vespa seri LX i-get yang dibanderol paling murah, yakni Rp 45.350.000. Sedangkan beberapa produk Piaggio lain masih diproduksi di luar Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Komisi Eropa Maroš Šefčovič resmi menandatangani penyelesaian substansial perundingan IEU CEPA di Nusa Dua, Bali, pada Selasa (23/9). Perjanjian ini ditargetkan dapat diimplementasikan mulai 1 Januari 2027.

Uni Eropa sendiri merupakan mitra dagang terbesar kelima bagi Indonesia. Nilai total perdagangan kedua pihak tercatat mencapai USD 30,1 miliar pada 2024. Dari perdagangan itu, Indonesia mencatat peningkatan surplus dari USD 2,5 miliar pada 2023 menjadi USD 4,5 miliar pada tahun lalu.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore