Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 September 2025 | 01.15 WIB

Menko Pangan Zulhas Akan Lakukan Lokalisir dan Dekontaminasi Wilayah Terdampak Terkait Isu Produk Udang Beku Tercemar Zat Radioaktif CS-137

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan buka suara soal isu kebocoran gula rafinasi di masyarakat. - Image

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan buka suara soal isu kebocoran gula rafinasi di masyarakat.

JawaPos.com - Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) terus melakukan investigasi terkait adanya isu produk udang beku yang tercemar zat radioaktif Cesium 137 (Cs-137). Adapun pemerintah Amerika Serikat (AS) telah menarik produk udang asal Indonesia tersebut dari pasaran negara mereka.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menekankan, bahwa keamanan pangan telah menjadi prioritas utama. Bahkan, dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri, pihaknya telah melokalisir dan menutup dugaan sumber pencemaran.

“Tadi kami sudah rapat, melokalisir dan menutup dugaan sumber pencemaran. Telah dikumpulkan data dan informasi mengenai sumber CS-137 di kawasan di Cikande itu,” kata Zulhas setelah rapat koordinasi di Kemenko Pangan, Jumat (12/9).

“Utamanya yaitu PT PMT (Peter Metal Teknologi) sudah dilokalisir. Dan segera, untuk rapat kita ini, segera dilakukan dekontaminasi wilayah terdampak. Segera, setelah ini akan dilakukan dekontaminasi,” imbuhnya.

Terkait investigasi, Zulhas menegaskan akan dilakukan secara hati-hati menggunakan pendekatan ilmiah dan sesuai standar internasional. Bahkan, keamanan pangan tetap akan menjadi prioritas utama.

Selain itu, pihaknya juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk melakukan penanganan ini dari Menko Pangan dan instansi terkait. Rapat perihal ini pun sudah dilakukan dua kali.

Dia memastikan pemerintah akan menaruh perhatian penuh atas persoalan dugaan pencemaran pada ekspor udang beku dari Cikande, Banten. 

“Industri udang adalah aset kebanggaan nasional kita yang menyerap ratusan ribu tenaga kerja, berkontribusi besar terhadap ekspor Indonesia. Tentu pemerintah sangat berkomitmen melindungi, nelayan pekerja dan pelaku usaha terhadap dampak isu ini. Itu tugas pemerintah melindungi nelayan pekerja, para pengusahanya,” jelasnya.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun telah melakukan pemeriksaan kepada masyarakat di sekitarnya untuk menggali potensi masyarakat yang terdampak. 

Sebelumnya, makanan laut yang diimpor dari sebuah perusahaan di Indonesia dan telah dipasarkan di 13 negara bagian AS oleh raksasa ritel Walmart diputuskan ditarik. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) di situs webnya.

Diberitakan kantor berita AFP, pada Rabu (20/8) lalu, penarikan ini dilakukan menyusul terdeteksinya isotop radioaktif Cs-137 pada udang yang diimpor melalui sebuah perusahaan di Indonesia.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore