
Ilustrasi Purnawirawan TNI kesusahan di hari tua. (Dok.JawaPos.com)
JawaPos.com-Memasuki usia lanjut, banyak purnawirawan TNI menghadapi kenyataan pahit, hidup di hari tua yang serba terbatas. Meski pernah mengabdi puluhan tahun menjaga kedaulatan negara, tidak sedikit dari mereka yang kesulitan secara ekonomi maupun kesehatan setelah pensiun.
Fenomena ini menyoroti persoalan serius terkait kesejahteraan pensiunan di Indonesia. Kondisi itu terlihat dari perhatian khusus yang diberikan kepada dua purnawirawan senior TNI Angkatan Udara, Victor Panggabean, 92, dan Marsda TNI (Purn) Benny Soeparno, 90, bertepatan dengan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Mereka menerima bantuan alat kesehatan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian. Bagi para veteran yang sudah sepuh, bantuan sederhana seperti ini seringkali sangat berarti.
Namun, kisah mereka juga membuka mata publik bahwa banyak pensiunan TNI, bahkan dari kalangan perwira tinggi, masih harus bergantung pada bantuan pihak lain.
Situasi ini mencerminkan persoalan struktural yang dihadapi sebagian besar pensiunan di Indonesia, rendahnya literasi keuangan sejak dini, keterbatasan sumber penghasilan pasca pensiun, serta biaya kesehatan yang terus meningkat.
Erlinda Rusda, Kepala Divisi Distribution & Portfolio Management Bank Mandiri Taspen, menyebut momen ini sebagai pengingat bahwa bangsa tidak boleh melupakan jasa para purnawirawan.
“Kami merasa terhormat bisa hadir langsung untuk menyampaikan penghargaan. Ini bukan hanya bentuk perhatian, tapi juga ajakan agar masyarakat terus menghargai perjuangan mereka,” ujar Erlinda melalui keterangannya.
Meski Bank Mandiri Taspen menjalankan sejumlah program untuk mendukung pensiunan melalui aspek kesehatan, sosial, hingga kewirausahaan, realitas di lapangan menunjukkan bahwa tantangan masih besar.
Mayoritas pensiunan di Indonesia tidak memiliki tabungan jangka panjang yang memadai. Bagi purnawirawan TNI, gaji dan pensiun yang diterima umumnya hanya cukup untuk kebutuhan dasar, sementara biaya hidup semakin tinggi.
Kasus seperti yang dialami Victor Panggabean dan Benny Soeparno menjadi pengingat bahwa kesejahteraan di hari tua bukan hanya soal penghargaan seremonial, tetapi juga bagaimana negara dan masyarakat mampu menciptakan sistem yang menopang kehidupan para purnawirawan secara berkelanjutan.
Momentum peringatan HUT ke-80 RI yang lalu, seharusnya juga dijadikan refleksi, bagaimana memastikan para pejuang yang pernah mengorbankan masa mudanya untuk bangsa bisa tetap berdaya, sehat, dan sejahtera di usia senja.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
