Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani. (istimewa)
JawaPos.com - Chief Executive Officer (CEO) atau Bos Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bakal melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang masih memiliki jumlah komisaris lebih dari 6 orang.
Hal ini sejalan dengan perintah Presiden Prabowo Subianto yang meminta kepada Danantara untuk melakukan efisiensi terhadap BUMN, salah satunya dengan mengurangi jumlah komisaris.
"Ya pokoknya kita sedang berjalan sesuai arah Bapak Presiden. Kita evaluasi semua secara menyeluruh," kata Rosan saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, dikutip Selasa (20/8).
Tak hanya melakukan pemangkasan komisaris, Rosan juga memastikan bahwa pihaknya telah melakukan penghapusan terhadap tantiem atau bonus kinerja bagi para komisaris.
"Dan (perintah penghapusan) tantiem sudah kita laksanakan juga. Jadi memang komisaris tidak mendapatkan tantiem sama sekali, ya. Tantiem untuk komisaris sudah kita hilangkan," jelas Rosan.
Bos Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini juga mengklaim bahwa aturan terkait penghapusan tantiem komisaris ini sudah dikeluarkan oleh Danantara. "Sudah keluar, saya sudah keluarkan aturannya," imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyampaikan komitmennya untuk melakukan pembenahan terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam hal ini, ia memerintahkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk melakukannya.
Melalui pidatonya tersebut, Prabowo mempertanyakan istilah 'tantiem' yang digunakan oleh BUMN-BUMN di tanah air. Ia bahkan mengaku heran, ada komisaris yang hanya rapat sebulan sekali, tetapi bisa memperoleh tantiem mencapai Rp 40 miliar setahun.
"Saya hilangkan tantiem, saya pun tidak mengerti apa arti tantiem itu, akal-akalan mereka saja, dia memilih istilah asing supaya kita tidak mengerti apa itu tantiem," ungkapnya.
Prabowo tak segan meminta direksi dan komisaris yang tidak terim dengan kebijakannya terkait tantiem untuk segera hengkang dari BUMN. Menurutnya, masih banyak anak muda yang mampu menggantikan mereka.
"Direksi dan komisaris, kalau keberatan tidak bersedia, tidak menerima tantiem, berhenti! Banyak anak-anak muda yang mampu, yang siap menggantikan mereka. Jangan seenaknya main-main dengan uang rakyat," pungkasnya.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
