Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Agustus 2025 | 00.26 WIB

Donatur LAZNAS MAI Capai 16 Ribu dengan 250 Ribu Penerima Manfaat pada 2024, Naik 135 Persen Tahunan

Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Mandiri Amal Insani (MAI) mengungkap laporan tahunannya pada Public Expose yang digelar di Gedung Mandiri Club, Jakarta, Kamis (7/8). (Nanda Prayoga/JawaPos.com) - Image

Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Mandiri Amal Insani (MAI) mengungkap laporan tahunannya pada Public Expose yang digelar di Gedung Mandiri Club, Jakarta, Kamis (7/8). (Nanda Prayoga/JawaPos.com)

JawaPos.com - Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Mandiri Amal Insani (MAI) mengungkap laporan tahunannya pada Public Expose yang digelar di Gedung Mandiri Club, Jakarta, Kamis (7/8). Tercatat, MAI memiliki donatur yang meningkat signifikan dibanding 2023.

Adapun donatur MAI mencapai 16.754 orang yang membuatnya meningkat signifikan sebesar 135 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, jumlah penerima manfaat berada pada angka 250.679 jiwa. 

Hasil ini merupakan bagian dari pendekatan selektif mengarah pada peningkatan kualitas dampak dan keberlanjutan jangka panjang dari setiap program yang dijalankan. Bahkan, MAI juga menyampaikan hasil audit keuangan tahunan yang telah disetorkan secara terbuka.

Pembina Yayasan MAI, Mochamad Rizaldi mengatakan, MAI sendiri tak hanya sekadar ekonomi, melainkan juga mengenai kapasitas sosial, daya tahan spiritual, dan mentalitas unggul. Sehingga dari sanalah muncul keberlanjutan yang berkualitas.

 Keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan kerjasama yang solid dari seluruh anggota yayasan, mitra, dan pendukung kami. Saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan kami hingga saat ini.” kata Rizaldi dalam sambutannya.

Tak hanya itu, ia menegaskan keberlanjutan tak hanya soal program, melainkan juga keberlanjutan muzaki, pemberi zakat. Dalam hal ini, MAI terus mengupayakan regenerasi muzaki dengan melakukan sosialisasi zakat secara rutin kepada karyawan dan afiliasinya. 

Edukasi zakat pun menyasar generasi muda profesional yang menjadi upaya strategis dalam menjaga kesinambungan ekosistem filantropi Islam di masa depan. 

Adapun seluruh inisiatif tersebut dikembangkan sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). MAI sendiri ingin menjadikan zakat sebagai pendorong perubahan sosial yang sistemik dan terukur.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore