Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Agustus 2025 | 16.53 WIB

Harga BBM Pertamina Turun Mulai 1 Agustus 2025, Pertamax jadi Rp 12.200 per Liter

Pertamina. (Dok JawaPos.com) - Image

Pertamina. (Dok JawaPos.com)

JawaPos.com - PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 Agustus 2025. Harga BBM nonsubsidi Pertamax (RON 92) dan Pertamax Turbo (RON 98) turun harga. Sedangkan, harga Pertamina Dex (CN 53) dan Dexlite (CN51) naik. 

Harga Pertamax turun menjadi Rp 12.200 per liter dari sebelumnya Rp 12.500 per liter. Harga Pertamax Turbo turun menjadi Rp 13.200 per liter dari sebelumnya Rp 13.500 per liter. 

Harga Dexlite naik menjadi Rp 13.850 per liter dari sebelumnya Rp 13.320 per liter. Harga Pertamina Dex juga naik menjadi Rp 14.150 per liter dari sebelumnya Rp 13.650 per liter. 

Penyesuaian harga ini merupakan bentuk implementasi dari Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merevisi Kepmen sebelumnya terkait formula perhitungan harga jual eceran BBM jenis bensin dan solar. 

Di sisi lain, Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menyampaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Non Subsidi akan terkerek naik seiring dengan adanya kenaikan l harga minyak mentah. 

Terlebih, memang untuk BBM jenis tersebut setiap bulan, harganya memang selalu dilakukan evaluasi, disesuaikan dengan fluktuasi harga minyak mentah dunia. 

"Jadi kalau terjadi kenaikan, barangkali yang naik secara spontan tadi ya, harga BBM non-subsidi, jenis Pertamax ke atas," kata Fahmy. 

Sementara untuk BBM subsidi, Fahmy menyebut dimungkinkan baru akan mengalami perubahan harga jika harga minyak mentah dunia telah melebihi di atas USD 100 per barel. 

Sedangkan, jika harga minyak mentah dunia masih bergerak pada rentang USD 90 - USD 100 per barel, BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar harganya masih akan terus dipertahankan alias tidak naik. 

Bukan tanpa alasan, Fahmy menegaskan, keputusan untuk menaikkan harga BBM subsidi di tengah harga minyak mentah yang belum tembus lebih USD 100 per barel akan sangat berdampak besar bagi perekonomian RI. 

"Mulai dari menaikkan inflasi dan menurunkan daya beli, nah itu berbahaya juga. Jadi menurut saya kalau masih di bawah USD 100 per barel, atau sekitar USD 90-an misalnya, maka pemerintah sebaiknya tidak menaikkan, karena risiko terlalu besar, meskipun itu menambah beban bagi APBN," pungkasnya. 

Berikut ini daftar harga BBM Pertamina per 1 Agustus 2025 di Jakarta dan sekitarnya:  

Pertamax: Rp 12.200 per liter
Pertamax Turbo: Rp 13.200 per liter
Pertamax Green 95: Rp 13.000 per liter
Pertamina Dex: Rp 13.850 per liter
Dexlite: Rp 13.850 per liter

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore