Menko Pangan sekaligus Ketua Satgas Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan usai menggelar rapat perdana dengan seluruh pengurus satgas di Kantornya, Jumat (16/5).(Foto: Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah menargetkan Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih bisa beroperasi penuh pada 28 Oktober 2025. Adapun peluncurannya akan dilakukan pada 12 Juli 2025 bertepatan dengan Hari Koperasi.
Hal ini sebagaimana disampaikan Menteri Koordinator bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan alias Zulhas usai menggelar rapat perdana dengan seluruh pengurus satgas di Kantornya, Jumat (16/5).
Zulhas juga menyebut pada akhir bulan Mei, seluruh desa di tanah air bisa rampung menggelar Musyawarah Desa Khusus atau Musdesus sebagai syarat mendirikan Kopdes Merah Putih.
Adapun pada 30 Juni, ditargetkan seluruh desa telah mendaftarkan Kopdes Merah Putih dan telah tercatat resmi dalam akta notaris.
"12 Juli Hari Koperasi (Kopdes) akan dilaunching pembentukan Kopdes atau Koperasi Kelurahan Merah Putih. Kemudian 28 Oktober, Presiden minta 2 bulan tapi kami tawar, Bapak kasih bonus lah 1 bulan lagi. Makanya 28 Oktober nanti akan launching sudah koperasinya, sudah jadi. Bayangkan kami akan kerja Mei, Juni, Juli, Agustus, September 6 bulan," kata Zulhas dalam konferensi pers di Kantornya.
Dia menargetkan dalam waktu enam bulan ini, pemerintah bisa membentuk sebanyak 80 ribu Kopdes Merah Putih. Tak hanya sekadar terbentuk, bahkan pemerintah akan pula memastikan seluruhnya telah siap beroperasi.
"6 bulan dari tidak ada menjadi terbentuk 80 ribu koperasi yang sudah operasional. Itu kira-kira, oleh karena itu mohon dukungan semua pihak, tadi kita rapat perdana semua kementerian, sehingga koperasi ini bisa terbentuk," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menyampaikan biaya pembuatan akta notaris koperasi desa atau Kopdes Merah Putih murah, hanya sebesar Rp 2,5 juta. Angka ini disebut lebih murah karena sebelumnya biaya pembuatan akta notaris untuk pendirian sebuah lembaga bisa mencapai Rp 7 juta.
Budi Arie menyampaikan perubahan harga ini terjadi usai Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Ikatan Notaris Indonesia (INI) telah menandatangani nota kesepakatan kerja sama untuk percepatan penerbitan akta notaris koperasi pada 24 April 2025 lalu.
"Kami dari Kemenkop telah melakukan diskusi dengan Ikatan Notaris Indonesia, demi mendukung pembentukan 80 ribu koperasi desa/ kelurahan Merah Putih, biaya akta notaris dimurahin dan keluarlah angka maksimal Rp2,5 juta,” ungkap Menkop Budi Arie dalam acara Peluncuran dan Dialog Percepatan Pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih Se Jawa Barat di Bandung, yang dikutip dari keterangan resmi, Jumat (16/5).
Lebih lanjut, Menkop Budi Arie menyadari bahwa biaya pembuatan akta notaris oleh sebagian besar Kepala Desa menjadi permasalahan tersendiri karena keterbatasan anggaran yang dimiliki. Berdasarkan hal itulah Kemenkop dan INI menggagas kesepakatan agar biaya jauh lebih murah dan terjangkau.
Adanya biaya notaris yang lebih terjangkau, Budi Arie berharap pembentukan badan hukum koperasi di tingkat desa dan kelurahan diharapkan bisa meningkat secara signifikan. "Terlebih pada Juni 2025, ditargetkan sebanyak 80.000 desa di Indonesia selesai mengurus badan hukum/ legalitas koperasi," lanjutnya.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
