Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Mei 2025 | 18.14 WIB

Ketersediaan Benih Unggul dan Kemampuan Adopsi Teknologi Kunci Tingkatkan Produksi Pertanian

Ilustrasi petani cabai tengah memanen tanamannya. (Istimewa) - Image

Ilustrasi petani cabai tengah memanen tanamannya. (Istimewa)

JawaPos.com - Benih unggul dan pengaplikasian teknologi dan pola pemberian pupuk ramah lingkungan menjadi kunci keberhasilan petani bwang merah di sejumlah daerah. Di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan lahan, kemampuan benih unggul untuk menghadapi kondisi lingkungan yang berubah dan serangan hama serta penyakit menjadi sangat berharga.

Setidaknya itu dirasakan Ahmad Lani, petani bawang merah asal Jawa Barat yang berhasil memanen bawang merah hingga 18 ton per hektar. Hasil panen tersebut di atas rata-rata produktivitas bawang merah nasional yang berkisar 10 ton per hektar.

Beberapa tahun ke belakang, petani di Indonesia memang telah dikenalkan dengan teknologi penanaman bawang merah melalui biji atau True Shallot Seed (TSS). Adopsi teknologi ini menjadi salah satu pendorong peningkatan produktivitas bawang merah nasional. Dengan benih unggul bawang merah seperti Sanren, Lokananta, dan Merdeka F1 potensi produksi dapat didongkrak hingga mencapai 18 ton per ha.

“Menurut saya, petani itu kuncinya ada di benih unggul dan teknologi. Kalau pakai benih unggul, hasilnya juga meningkat secara signifikan. Jauh lebih tinggi dibanding menggunakan benih biasa,” tutur Ahmad Lani yang telah memanfaatkan teknik menanam bawang merah dengan biji atau TSS.

Cap Panah Merah adalah sebutan petani untuk perusahaan benih sayuran unggul yang berpusat di Purwakarta, Jawa Barat yakni PT East West Seed Indonesia (EWINDO). Beroperasi di Indonesia selama 35 tahun, perusahaan ini telah menghasilkan lebih dari 400 varietas unggul sayuran mulai dari bayam, kangkung, cabai, tomat, timun, terong, bawang merah, kacang panjang, labu hingga semangka dan melon.

Keberadaan benih unggul berkualitas yang mudah diakses oleh petani ini, membuat petani Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing dengan petani di negara lain. Pasalnya, kualitas benih unggul tersebut telah mendapatkan sertifikasi dari International Seed Testing Association (ISTA), organisasi independen yang berfokus pada pengembangan dan penerapan standar internasional untuk pengujian benih.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore