
Kegiatan panen raya program Lumbung Pangan Baznas di sawah seluas 150 hektar di Kabupaten Purbalingga (5/5). (Humas Baznas)
JawaPos.com - Upaya mengejar target swasembada pangan di Indonesia digarap keroyokan. Tidak hanya oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Baznas ikut berperan lewat program Lumbung Pangan. Mereka mengumpulkan mustahik petani untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi di lahan ratusan hektare (ha).
Program Lumbung Pangan itu sudah berdiri di sembilan titik. Salah satunya di Kabupaten Purbalingga. Di daerah itu program Lumbung Pangan Baznas melibatkan 250 orang petani dengan area tanam mencapai 150 ha. Di lokasi ini sudah dilaksanakan panen raya pada Senin (5/5).
Deputi 2 Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan M. Imdadun Rahmat mengatakan, program Lumbung Pangan Baznas merupakan pemberdayaan ekonomi bagi mustahik pedesaan di bidang pertanian melalui pendekatan agribisnis berkelanjutan. "Dalam program ini mustahik didorong untuk membentuk kelompok usaha yang mampu mengelola produktivitas, kualitas, dan kontinuitas pasokan produk pertanian," katanya, Selasa (6/5).
Dia bersyukur untuk di Purbalingga saat ini jumlah petani sebanyak 250 orang dengan total luasan lahan 150 ha. "Selain bantuan dana, tentunya pendampingan intensif juga dilaksanakan untuk menambah kemampuan petani," jelasnya. Setelah mendapat pelatihan dan pendampingan, diharapkan ke depan Kelompok Petani Citra Cilapar dapat memproduksi pupuk organik dan pestisida nabati secara mandiri.
Sementara itu, Pimpinan Baznas Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum Nur Chamdani menyampaikan panen raya merupakan bukti nyata dan komitmen mereka dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab sebagai lembaga pemerintahan nonstruktural (LPNS). Khususnya terkait kepedulian terhadap kesejahteraan umat, pengentasan kemiskinan, dan penanganan stunting.
"Melalui Program Lumbung Pangan, mari kita bersama-sama berkomitmen untuk terus berbuat kebaikan dan membantu sesama, sehingga sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga amil zakat semakin kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan bersama," katanya.
Nur Chamdani menjelaskan, Lumbung Pangan Purbalingga merupakan Lumbung Pangan Padi ke-8 dari 9 titik Program Lumbung Pangan yang mereka kembangkan dalam kurun 2020–2025. "Lumbung Pangan ini diharapkan menjadi bagian dalam pengembangan usaha ekonomi bagi para petani," ujarnya.
Nur Chamdani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas bantuan traktor. Bantuan itu untuk mendukung para petani di wilayah setempat. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan meringankan beban petani dalam mengolah lahan.
Menteri Pertanian yang diwakili oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan Akhmad Musyafak menyampaikan, Program Lumbung Pangan Baznas merupakan langkah konkret yang dalam mendukung program swasembada pangan yang digalakkan oleh Presiden Prabowo Subianto. "Kementan akan selalu mendukungnya," katanya. (wan)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
