Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 April 2022 | 02.09 WIB

Larang Ekspor CPO dan Migor, Jokowi Diminta Belajar Kasus Batubara

Pekerja menyusun tandan buah segar (TBS) kelapa sawit  hasil panen untuk dibawa ke pabrik kelapa sawit (PKS) - Image

Pekerja menyusun tandan buah segar (TBS) kelapa sawit hasil panen untuk dibawa ke pabrik kelapa sawit (PKS)

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan untuk penghentian ekspor crude palm oil (CPO) yang merupakan bahan baku minyak goreng. Kebijakan ini akan diterapkan mulai 28 April mendatang.

Terkait hal itu, Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyampaikan bahwa untuk menstabilkan harga minyak goreng tidak perlu merespons sampai seperti itu. Menurutnya, ini salah langkah.

"Sebenarnya kalau hanya pemenuhan kebutuhan dalam negeri, tidak perlu stop ekspor. Ini kebijakan yang mengulang kesalahan stop ekspor mendadak pada komoditas batubara pada januari 2022 lalu," jelas dia kepada JawaPos.com, Senin (25/4).

Kata dia, hal ini akan merambat kepada hubungan bilateral dengan negara-negara yang mengimpor CPO dari Indonesia. Tentunya kebijakan ini akan merugikan negara tersebut.

"Apakah masalah selesai? Kan tidak justru diprotes oleh calon pembeli diluar negeri. India, Tiongkok, Pakistan yang akan memberikan respons, karena mereka importir CPO terbesar dan merasa dirugikan dengan kebijakan ini," imbuhnya.

Dengan stop ekspor itu, biaya produksi manufaktur maupun harga barang konsumsi di tiga negara tersebut pun akan mengalami kenaikan signifikan. Bahkan, Indonesia bisa disalahkan.

"Dalam kondisi terburuk bisa timbulkan retaliasi atau pembalasan, yakni negara yang merasa dirugikan stop mengirim bahan baku yang dibutuhkan Indonesia. Fatal itu," ujarnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore