Tangki BBM sustainable aviation fuel (SAF) Pertamina. (ANTARA/HO-Pertamina Patra Niaga)
JawaPos.com - PT Pertamina Patra Niaga memperoleh sertifikasi internasional untuk pendistribusian sustainable aviation fuel (SAF) atau bahan bakar pesawat yang ramah lingkungan di Asia Tenggara, dikutip dari ANTARA.
“Dengan sertifikasi ini, Pertamina Patra Niaga menjadi operator pertama di Asia Tenggara yang memasarkan SAF tersertifikasi ISCC CORSIA,” ujar Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga Maya Kusmaya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (22/8).
Adapun rincian dari sertifikasi tersebut, yakni International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) untuk Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA) dan Renewable Energy Directive-European Union (RED-EU).
Baca Juga: 7 Negara Paling Ramah kepada Wisatawan Asing di Dunia, Nomor 6 Bikin Nyandu Balik Lagi
Maya menilai sertifikasi tersebut menandai langkah penting dalam penyediaan SAF di Asia Tenggara, sekaligus memperkuat posisi Pertamina sebagai pelopor di industri penerbangan yang berkomitmen pada pengurangan emisi karbon global.
“Ini adalah tonggak sejarah dalam industri energi regional, membuka peluang bagi maskapai penerbangan di Indonesia dan sekitarnya untuk menggunakan bahan bakar yang signifikan mengurangi jejak karbon," kata Maya.
Sertifikasi itu diberikan secara langsung oleh CEO PT Qualitas Sertifikat Indonesia Ryanza Prasetya kepada Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga Maya Kusmaya yang disaksikan Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Salyadi Saputra.
Maya menambahkan bahwa sertifikasi ini memungkinkan pelanggan untuk mengklaim penurunan emisi karbon dari produk SAF yang diproduksi oleh Pertamina.
Baca Juga: Platform Aplikasi Ini Tawarkan Solusi Jual Emas Mudah dan Aman Secara Daring
"Dengan sertifikasi ISCC untuk produk SAF serta juga produk used cooking oil (UCO) dan HVO (hydrotreated vegetable oil) dari Pertamina, pelanggan kini dapat melakukan klaim terhadap penurunan emisi karbon yang dihasilkan dari penggunaan bahan bakar ini," kata Maya.
Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai di Bali dan Soekarno-Hatta Aviation Fuel Terminal & Hydrant Installation (SHAFTHI) di Jakarta menjadi lokasi pertama yang mendapatkan sertifikasi ISCC CORSIA dan ISCC EU.
AFT Ngurah Rai sebagai lokasi strategis, dipersiapkan untuk mendukung Bali International Air Show 2024 yang diharapkan dapat memperluas penggunaan Pertamina SAF di pasar penerbangan internasional.
"Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memimpin inovasi dan keberlanjutan, menjadi mitra utama maskapai penerbangan dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan," ujar Maya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
