Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Juni 2024 | 16.26 WIB

Badan Karantina Indonesia Dukung Peningkatan Devisa melalui Ekspor Sarang Burung Walet ke Tiongkok

Barantin kunjungi Tiongkok dukung peningkatan ekspor sarang burung walet. - Image

Barantin kunjungi Tiongkok dukung peningkatan ekspor sarang burung walet.

JawaPos.com–Badan Karantina Indonesia (Barantin) menegaskan komitmen mendukung dan memfasilitasi ekspor sarang burung walet Indonesia ke Tiongkok. Itu dilakukan melalui serangkaian langkah strategis dalam kunjungan ke Tiongkok.

Delegasi Barantin kunjungan ke Yanzhiwu Ecological Industrial Park di Tong'an District, Xiamen, Tiongkok. Yanzhiwu memiliki luas kawasan 15 hektare dan merupakan pabrik pengolahan sarang burung walet yang menggunakan konsep Green Smart Factory.

Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat M. Panggabean mengatakan, kunjungan kerja itu merupakan langkah lanjutan dari pertemuan-pertemuan antara Pemerintah Indonesia dan Tiongkok. Seperti pertemuan Mekanisme Kerja dan Dialog Tingkat Tinggi RI-Tiongkok (HDCM) ke-IV di Labuan Bajo.

”Fokus utama kunjungan ini untuk menunjukkan komitmen Indonesia dalam  pengawasan dan pemantauan terhadap komoditas ekspor khususnya komoditas sarang burung walet yang diekspor dari Indonesia ke Tiongkok,” papar Sahat.

Sahat menegaskan, akan menjamin mengawal penerapan standard food safety sesuai standar internasional bagi produk komoditas pangan khususnya sarang burung walet dari Indonesia. Dia mengajak perusahaan besar Tiongkok untuk berinvestasi di Indonesia guna membangun pabrik hilirisasi. Perusahaan besar walet diajak untuk membuka pabrik ready-to-drink di Indonesia.

”Kami akan menjamin sarang burung walet yang berkualitas serta standarisasi food safety sarang burung walet yang keluar dari Indonesia,” ujar Sahat.

Dalam kesempatan itu, perwakilan dari perusahaan Yanzhiwu menyampaikan hanya menggunakan bahan baku sarang burung walet dari Indonesia. Pada tahun lalu, Yanzhiwu mengimpor sekitar 70 ton sarang burung walet dari Indonesia. Itu mencapai 20 persen dari total ekspor Indonesia ke Tiongkok.

Diperkirakan, Yanzhiwu akan meningkatkan hingga 150 ton lebih pada 2027. Yanzhewu juga sambut baik komitmen Barantin dalam menjaga standar kualitas sarang burung walet asal Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut PT Esta Indonesia, rekanan Yanzhiwu di Indonesia turut hadir mendampingi jajaran Barantin. CEO PT Esta Indonesia Hoo Anton Siswanto menyampaikan, pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kerja sama antara Badan Riset dan Inovasi Nasional Indonesia (BRIN), Yanzhiwu, dan PT Esta Indonesia, pada Maret perihal pendirian pusat penelitian burung walet Indonesia.

”Kami merasa terhormat menjadi salah satu perusahaan yang mewakili Indonesia dalam kunjungan ini. Terima kasih kepada Barantin atas dukungan memajukan industri sarang burung walet nasional,” ujar Hoo Anton Siswanto.

Dia menambahkan, kerja sama pembentukan pusat penelitian walet Indonesia antara PT Esta Indonesia bersama Yanzhiwu dan BRIN diharapkan tidak hanya menghasilkan keuntungan komersial, tetapi juga dampak positif bagi pengembangan industri sarang burung walet yang berkualitas dan berkelanjutan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore