
Simbolisasi serah terima hibah bantuan penanganan COVID-19 dari Astra kepada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia yang dilakukan secara virtual dihadiri oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekjen Kementerian P
JawaPos.com - Ekonomi dan keuangan syariah global berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu membuka peluang pengembangan industri halal di tanah air. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong Indonesia menjadi pusat produsen terbesar di dunia.
Berdasar The State of the Global Islamic Economy Report 2020–2021, umat muslim dunia membelanjakan tidak kurang USD 2,02 triliun untuk kebutuhan di bidang makanan, farmasi, kosmetik, fashion, pariwisata, dan sektor-sektor syariah lainnya. Angka tersebut meningkat 3,2 persen dibandingkan pada 2018.
"Salah satu faktornya adalah semakin meningkatnya populasi umat muslim dunia," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita Kamis (23/9).
Peluang pengembangan industri halal juga didukung dengan meningkatnya populasi penduduk muslim di dunia yang pada 2020 mencapai 1,9 miliar jiwa. Merujuk data Pew Research Center's Forum on Religion and Public Life, angka itu diperkirakan terus bertambah hingga mencapai 2,2 miliar jiwa atau 26,5 persen dari total populasi dunia pada 2030.
"Peningkatan angka tersebut tentu akan dibarengi oleh semakin meningkatnya permintaan terhadap produk dan jasa halal," ujar Menperin.
Agus mengatakan, peningkatan demand makanan halal dapat menjadi pendorong bagi industri mamin nasional melakukan ekpansi. Selanjutnya, tren fashion busana muslim juga membuka kesempatan bagi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional melalui ragam inovasi produk dan optimalisasi tekstil fungsional.
"Kemudian, pada industri farmasi dan industri kosmetika, optimalisasi pemanfaatan keanekaragaman hayati Indonesia yang unik dapat menjadi selling point tersendiri dan mendapatkan tempat khusus di mata konsumen global," bebernya.
Kemenperin pun menjalankan kebijakan pengembangan industri halal melalui beberapa program utama. Pertama, pembinaan sumber daya manusia (SDM) industri halal, meliputi penyelia halal, auditor halal, dan SDM industri.
Kedua, pembinaan proses produksi. Ketiga, fasilitasi pembangunan infrastruktur industri halal dan pengembangan kawasan industri halal.
Deputi Direktur Departemen Ekonomi & Keuangan Syariah Bank Indonesia Diana Yumanita menambahkan, industri makanan halal RI merupakan market leader di dunia. Pangsanya mencapai 13 persen.
"Namun, di saat yang sama tantangan yang dihadapi juga tidak ringan seperti begitu cepatnya penetrasi produk halal dari negara mayoritas nonmuslim dan sudah lebih majunya instrumen keuangan syariah di negara lain," ujarnya.
PASAR PRODUK HALAL SECARA GLOBAL
Kategori | Nilai Pasar (USD Miliar) 2017 | 2023*
Makanan | 1.303 | 1.863
Kosmetik | 61 | 90
Farmasi | 87 | 131
Ket*: Proyeksi
Sumber: Global Islamic Economy Report

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
