
SUNSET DI PULAU DEWATA: Para wisatawan menikmati suasana senja di Pantai Kuta, Badung, Minggu (17/12).
JawaPos.com – Pergerakan masyarakat pada momen libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) diprediksi lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Otomatis, itu berdampak pada potensi perputaran uang yang juga bakal meningkat signifikan.
”Tahun lalu tambahan jumlah uang beredar sebesar 8,3 persen. Mungkin tahun ini tumbuhnya bisa 10 hingga 15 persen,” kata Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda kemarin (18/12).
Menurut Huda, faktor pendapatan akhir tahun dan libur panjang menyebabkan peredaran uang semakin banyak. Itu masih ditambah adanya momen pemilu. ”Biasanya, konsumsi rumah tangga akan meningkat, terutama untuk konsumsi ritel seperti makanan dan pakaian,” ungkapnya.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang menyebut jumlah orang yang akan melakukan liburan Nataru tahun ini mencapai 107 juta orang. Jika diasumsikan seperti mudik Idul Fitri dengan per keluarga rata-rata mengalokasikan Rp 3 juta untuk dibelanjakan, potensi perputaran uang selama libur Nataru diperkirakan mencapai Rp 80,25 triliun.
”Jumlah ini berpotensi lebih. Namun, kita hitung yang paling moderat saja, yang paling minimal kita perkirakan perputaran mencapai Rp 80 triliun,” ujar Sarman.
Perputaran uang selama Nataru akan mampu mengangkat pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2023 mencapai di atas 5 persen lebih. ”Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia 2023 bisa bertahan di angka 5 persen,” ulasnya.
Sarman menyebut beberapa sektor yang kecipratan ”kue” ekonomi selama Nataru. Di antaranya, pariwisata beserta turunannya seperti hotel, motel, vila, apartemen, restoran, kafe, pusat perbelanjaan atau mal, pusat hiburan dan wisata, kuliner khas daerah, pusat oleh-oleh, dan aneka produk UMKM, termasuk warung dan minimarket. Juga sektor transportasi seperti penerbangan, rental/travel, bus, dan kereta api.
Sektor lain yang tidak kalah adalah logistik dan jasa pengiriman. Selain itu, ada sektor ritel food dan fashion yang akan kecipratan perputaran uang tersebut. ”Artinya, animo masyarakat yang akan melakukan liburan Nataru yang mencapai 107 juta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan daya beli masyarakat/konsumsi rumah tangga yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2023,” urainya. (agf/mia/idr/syn/dee/wan/c6/fal)

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
