
Sri Sunarti, seorang pensiunan anggota DPRD Kabupaten Indramayu menerima simpanannya yang didepositokan di Bank Perekonomian Rakyat Karya Remaja Indramayu (BPR KRI) yang telah ditutup.
JawaPos.com - Raut bahagia terlihat jelas dari wajah Sri Sunarti, seorang pensiunan anggota DPRD Kabupaten Indramayu setelah menerima simpanannya yang didepositokan di Bank Perekonomian Rakyat Karya Remaja Indramayu (BPR KRI), yang telah dicabut izin usahanya oleh otoritas terkait dan diambil alih oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
“Doa kami pun terkabul, akhirnya datang LPS dan hak kami dapat kembali tanpa kurang sepeser pun, terima kasih juga untuk bank perantara, pelayanannya mantap dan tanpa perlu waktu lama kami menerima simpanan kami kembali,” ujarnya saat ditemui di Indramayu, Senin (16/10/2023).
Dia menceritakan, awalnya simpanannya yang ditabung di BPR KRI sempat tidak bisa diambil sewaktu bank tersebut ditutup bermasalah. Kemudian, dari berbagai berita yang dipantau olehnya, terjadi demo juga dari para nasabah BPR KRI menuntut simpanannya kembali, hal itu lah yang membuatnya sempat kalut, tapi di saat yang sama tetap berpikir positif, karena sebelumnya dia tahu bakal ada LPS yang menjamin simpanannya.
“Awalnya saya tahu BPR KRI ditutup, sewaktu saya mau ambil uang sudah tidak bisa, saya sambil terus pantau segala pemberitaan dimana ada demo, dan banyak yang menangis juga karena mereka para nasabah belum dapat kejelasan, sampai sempat berpikir kalau itu memang bukan rejeki saya. Tapi kemudian saya tenang saja dan positif thinking sebab katanya kan ada LPS yang akan mengambil alih dan menjamin,” jelasnya.
Senada, Bapak Sudiro, seorang pensiunan Guru SD juga mengapresiasi kehadiran LPS. Dia mengaku sudah menjadi nasabah BPR KRI sejak 12 tahun yang lalu, dia pun sangat bersyukur setelah LPS mengambil alih BPR KRI, oleh sebab dia sempat mengalami hambatan untuk menerima hak nya pasca BPR KRI dinyatakan bangkrut.
“Saya menunggu lama untuk menerima hak saya kembali, sampai akhirnya LPS datang dan menangani ini semua. Saya mendapatkan pengembalian simpanan saya sepenuhnya tanpa kurang sepeserpun, prosesnya sangat mudah dan cepat pengembaliannya. Kepada para nasabah lain, saya juga menyerukan agar jangan ragu menabung di bank, karena ada LPS yang akan menjamin simpanan kita,” ujarnya.
Patut diketahui, LPS telah melakukan pembayaran klaim penjaminan nasabah BPR KRI secara beberapa bertahap. Hingga 24 Oktober 2023, proses pembayaran klaim penjaminan simpanan oleh LPS telah dilakukan sebanyak 3 tahap dengan total nilai sekitar Rp280 miliar milik lebih dari 25 ribu nasabah.
LPS menghimbau bagi nasabah yang belum masuk dalam pembayaran tahap I hingga III ini agar menunggu pengumuman pembayaran klaim penjaminan simpanan tahap berikutnya. Dan, untuk para nasabah dapat mengecek informasi mengenai pembayaran klaim simpanan tahap II di website LPS (www.lps.go.id) atau di kantor cabang BPR KRI sesuai tempat pembukaan rekening simpanan tersebut.
Sebagai informasi, sejak LPS beroperasi tahun 2005 sampai dengan 24 Oktober 2023, secara nasional LPS telah melakukan penanganan simpanan terhadap 120 bank ( 1 Bank Umum, 108 BPR dan 11 BPRS) yang dicabut izin usahanya. Dengan total simpanan, Rp2,42 Triliun, dan total rekening sebanyak 318.142, yang terdiri dari rekening Bank Umum sebesar Rp357 Miliar, dan BPR/BPRS, Rp2,06 Triliun.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
