
Ilustrasi salah satu anggota Pokdakan Yakin Makmur tengah memberikan pakan ikan di kolam.
JawaPos.com - Berbicara mengenai sektor perikanan di Indonesia memang tidak ada habisnya. Sentra perikanan budidaya yang tersebar di berbagai daerah, menawarkan berbagai komoditas unggulan. Salah satunya di Kabupaten Subang, Jawa Barat yang dikenal sebagai penghasil ikan nila dan mas dengan berbagai ukuran, mulai dari benih hingga siap konsumsi.
Usaha budidaya ikan nila dan mas diminati oleh berbagai kalangan, termasuk oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Yakin Makmur Desa Cijambe, Kecamatan Cijambe. Pokdakan ini diketuai oleh Maman (62) yang sebelumnya telah sukses melakukan budidaya secara perorangan sejak tahun 2000.
Keahlian yang dimiliki Maman, meyakinkan Ia untuk mempekerjakan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya sekaligus menjadi anggota Pokdakan. Meski bersama orang sekitarnya, namun diakui mengelola usaha bersama bukanlah hal yang mudah.
“Awalnya susah untuk menyatukan tujuan, karena mereka punya pemikiran masing-masing. Tapi intinya, dibutuhkan komunikasi yang baik agar bisa maju bersama-sama,” tutur Maman membagikan tips mengelola usaha kelompoknya (12/4/2022).
Photo
Pokdakan Yakin Makmur mengelola sekitar 70 kolam yang terbagi menjadi beberapa fungsi. Kolam milik Maman, difokuskan untuk indukan ikan mas. Sementara anggota lainnya, melakukan proses pembenihan dan pembesaran hingga siap konsumsi. Umumnya, baik ikan nila maupun ikan mas membutuhkan waktu 4 bulan hingga siap panen.
Memahami besarnya peluang usaha budidaya ikan nila dan mas, membuat Pokdakan Yakin Makmur terus mengembangkan usahanya. Seperti salah satunya melalui pemanfaatan dana bergulir yang mereka peroleh dari Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) untuk menambah pasokan pakan maupun benih ikan.
“Setelah ada dana tambahan, sekarang produksi kami meningkat drastis, bisa dibilang over produksi. Alhamdulillah kami bisa menjadi pemasok semuanya, baik dari indukan hingga ikan konsumsi,” tutur Maman dengan nada bahagia.
Jumlah produksi Pokdakan Yakin Makmur rata-rata mencapai 1 ton per kolam. Tidak hanya memenuhi permintaan konsumen di Subang, ikan hasil budidayanya juga dipasarkan hingga ke berbagai wilayah seperti Jakarta dan Bandung. Selain itu, berkat keberhasilan usaha yang dijalankannya, Maman juga turut memberikan peluang lapangan kerja bagi masyarakat di Desa Cijambe untuk bersama mengelola kolam budidaya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
