Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 April 2022 | 22.23 WIB

Pulang Kampung, Gunawan Kembangkan Udang Supra Intensif

Gunawan menggunakan sistem supra intensif berhasil melakukan budi daya udang menghasilkan 4 ton udang vaname dalam satu siklus. - Image

Gunawan menggunakan sistem supra intensif berhasil melakukan budi daya udang menghasilkan 4 ton udang vaname dalam satu siklus.

JawaPos.com - Terus bertambahnya permintaan udang di pasaran dari tahun ke tahun telah membuat inovasi dalam meningkatkan produksi udang nasional juga kian bervariasi. Satu diantaranya seperti usaha budi daya udang vaname yang dilakukan Gunawan. Pria asli Kabupaten Poso ini memilih pulang kampung ke daerahnya dan berhasil memanfaatkan peluang budidaya udang dengan menggunakan sistem supra intensif.

Sistem supra intensif sendiri merupakan inovasi budi daya yang bisa dikembangkan oleh berbagai pelaku usaha perikanan. Pasalnya, sistem ini bukan hanya bisa dilakukan oleh para pengusaha yang memiliki modal besar. Namun, dengan teknologi supra intensif, budi daya udang sudah bisa dikembangkan oleh para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) seperti Gunawan.

“Di dunia ini salah satu usaha yang menguntungkan menurut saya adalah budidaya udang vaname. Hanya memanfaatkan lahan seluas 400 m2, dengan menggunakan sistem supra intensif lalu dibantu seorang pegawai alhamdulilah bisa menghasilkan 4 ton udang vaname dalam satu siklus,” ungkap Gunawan melalui sambungan telepon Senin, (11/04/22).

Jenis tambak supra intensif dipilih Gunawan karena tambak yang ia kelola bisa lebih permanen dan bisa digunakan dalam jangka panjang karena menggunakan beton. Selain itu penerapan sistem ini diakui Gunawan lebih bersih dan dapat mengurangi penggunaan kapur.

Photo

Gunawan telah melakukan panden udang vaname. (LPMUKP for JawaPos.com)

Memahami keuntungan peluang tersebut selanjutnya membuat Gunawan termotivasi untuk mengembangkan usaha yang ia jalankan. Melalui akses permodalan yang ia peroleh dari Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) ia selanjutnya memperluas lahan untuk budidaya udang.

Usaha perikanan diakui Gunawan bukan merupakan sesuatu hal yang baru baginya. Usai menyelesaikan pendidikan di Jurusan Perikanan Universitas Brawijaya Malang, pada tahun 1982 ia kembali ke Kabupaten Poso dan langsung menjalankan usaha budidaya udang vaname. Hal ini menjadikan Gunawan sangat paham mengenai teknik budi daya. Tak jarang, Gunawan pun sering berbagi ilmu terkait proses budidaya vaname dengan masyarakat.

“Sistem budidaya supra intensif masih jarang dipakai oleh masyarakat di sini. Saya pertama yang mencoba aplikasikan, lalu banyak juga masyarakat yang tertarik untuk belajar dan bertanya soal bagaimana budidaya udang vaname dengan menggunakan metode supra intensif,” pungkas Gunawan.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore