Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 April 2022 | 19.08 WIB

Belum Ada Surat dari Pusat, Dinsos Daerah Bingung Salurkan BLT Migor

Warga antre Minyak Goreng Curah di Koja, Jakarta Utara, Kamis (24/3/2022). Depo Minyak Goreng curah membagikan 100 kupon setiap harinya kepada masyarakat yang akan membeli minyak curah dengan harga 11.500. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS - Image

Warga antre Minyak Goreng Curah di Koja, Jakarta Utara, Kamis (24/3/2022). Depo Minyak Goreng curah membagikan 100 kupon setiap harinya kepada masyarakat yang akan membeli minyak curah dengan harga 11.500. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

JawaPos.com - Pemerintah Daerah masih menunggu arahan terkait penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) subsidi minyak goreng Rp 300.000 bagi warga kurang mampu. Salah satu yang menunggu adalah Dinas Sosial Kota Bogor, Jawa Barat.

Sebagai informasi, BLT minyak goreng ini akan dibagikan untuk tiga bulan ke depan yang akan dibayarkan pada April 2022. Kepala Bidang Fakir Miskin dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Bogor Okto Muhamad Ikhsan mengatakan, pihaknya belum menerima surat resmi rencana penyaluran BLT tersebut dan segera mengonfirmasi pemerintah pusat.

"Betul, di medsos perintah Presiden Jokowi, tapi Dinsos kota dan kabupaten belum dapat surat resminya, masih menunggu," kata Okto, dikutip dari Antara, Selasa (5/4).

Okto menuturkan kategori penerima bantuan yang disampaikan Presiden Jokowi yakni warga yang masuk dalam status program keluarga harapan (PKH), Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), dan pedagang kaki lima (PKL). Dinas Sosial hanya mendata penerima PKH yang berjumlah 30.199 orang dan penerima BPNT sebanyak 60.793 orang. Jumlah tersebut masih sama dengan data tahun 2022.

Sementara, data PKL masih dalam pendataan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUMKMdagin) Kota Bogor. Okto mengatakan, setelah ada surat resmi dari penerintah pusat, maka Dinsos segera menyampaikan cara penyaluran yang dapat diakses warga.

"Jadi, kami saat ini belum tahu cara penyalurannya," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi dalam tayangan video di kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Jumat, mengumumkan pemerintah akan menyalurkan BLT minyak goreng sebesar Rp 300.000 kepada 20,5 juta keluarga dan 2,5 juta PKL.

"Bantuan itu akan diberikan kepada 20,5 juta keluarga yang termasuk dalam daftar Bantuan Pangan Non-Tunai, BPNT dan Program Keluarga Harapan, PKH, serta 2,5 juta PKL yang berjualan makanan gorengan," kata Presiden.

Presiden Jokowi menyebut hal tersebut dilakukan karena harga minyak goreng naik cukup tinggi sebagai dampak dari lonjakan harga minyak sawit di pasar internasional.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore