
Suasana pasar sembako di Kebayoran Lama, Jakarta, Minggu (19/12/2021). Harga sembako diprediksi mengalami kenaikan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Mulai dari cabai rawit merah, minyak sayur, bawang merah, telur, seluruhnya mengalami diprediksi ak
JawaPos.com - Menjelang Bulan Suci Ramadan, biasanya momentum ini diikuti dengan lonjakan harga bahan pokok. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) pun mengingatkan tahapan kenaikan permintaan dan kenaikan harga bahan pokok.
Wasekjen Kajian Penelitan dan Pengembangan DPP IKAPPI Putri Bilanova mengatakan bahwa untuk fase pertama, biasanya terjadi pada 3 hari sampai dengan 1 minggu menjelang Ramadan. Hal ini terjadi karena banyaknya permintaan dari masyarakat yang cukup tinggi.
"Kita memiliki masyarakat yang turun temurun berbudaya dalam menyambut awal Ramadan menyajikan makanan-makanan istimewa," terang dia kepada JawaPos.com, Jumat (25/3).
Untuk itu, pihaknya berharap agar pada fase pertama ini, pemerintah dapat menjaga pasok bahan-bahan yang ada di pasar tersedia. Begitu juga dengan distribusi agar dapat dijaga dengan baik.
Fase kedua terjadi 7 hari sampai 3 hari menjelang Idul Fitri. Dalam waktu transisi fase pertama dan kedua, terjadi penurunan permintaan di waktu pertengahan Ramadan, lalu melonjak tinggi di penghujung Ramadan menuju ke Hari Raya Idul Fitri. "Biasanya pedagang dan masyarakat mempersiapkan beragam macam hidangan pada Hari Raya, maka permintaan pun akan melonjak tinggi," imbuhnya.
Diharapkan kepada masyarakat untuk bisa menjaga pasokan tetap aman dan distribusi lancar. Untuk diketahui juga bahwa pada fase ini, banyak terjadi kendala di aliran distribusi karena beberapa komoditas terdampak dengan adanya arus mudik lebaran.
Fase Ketiga, tepat pada waktu akhir Ramadan, yakni terjadi waktu setelah Idul Fitri atau 2-3 Hari setelah lebaran di mana banyak komoditas tidak dapat ditemui di pasar tradisional karena banyaknya pedagang yang masih mudik dan tidak memiliki stok. "Fase ini juga rawan. Kami berharap pemerintah juga mengantisipasi fase ini agar masyarakat bisa tersenyum dan lancar menjalankan Ramadan dan Idul Fitri tahun 2022," ucap Putri. (*)

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
