
Warga saat antre membeli minyak goreng pada operasi pasar di Polsek Tebet, Jakarta, Jumat (4/3/2022). Polres Jakarta Selatan mengadakan operasi pasar minyak goreng yang dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah dengan kuota 300
JawaPos.com - Minyak goreng masih langka di sejumlah daerah. Warga rela antre demi mendapatkan minyak goreng harga murah ketika ada operasi pasar.
Kelangkaan minyak goreng di pasaran disoroti oleh politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI). “Menteri Perdagangan harus lebih fokus bekerja memastikan pasokan minyak goreng ke publik menjelang bulan puasa dan lebaran. Kemendag harus mencari solusi yang substansial. Tidak lewat kebijakan tambal sulam yang selama ini terbukti gagal,” kata Jubir DPP PSI Andre Vincent Wenas kepada JawaPos.com, Kamis (10/3).
Andre Vincent Wenas sangat prihatin terhadap kesulitan masyarakat mendapatkan minyak goreng kemasan seharga Rp 14 ribu per liter. Dia menyarankan Kemendag melakukan investigasi penyebab kelangkaan minyak goreng di pasaran. Dari investigasi itu diminta segera mencari solusi yang komprehensif.
“Menurut informasi dari produsen minyak goreng yang kami terima, pasokan minyak goreng mencukupi. Faktanya minyak goreng juga masih banyak dijual di lapak-lapak online dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Kalau pasokan cukup, maka yang bermasalah adalah jalur distribusinya,” ungkap Andre.
Andre menilai selisih harga pasar dengan harga eceren tertinggi (HET)membuka peluang penyelewengan. “Ini terjadi akibat kesalahan menteri perdagangan yang melakukan intervensi pasar lewat kebijakan HET,” jelas Andre.
Dia menambahkan kebijakan intervensi harga pasar tidak efektif karena sulit diawasi. Biayanya mahal dan menjadi beban produsen yang dipaksa menjual dengan harga lebih rendah dari biaya produksi. Harga murah menimbulkan konflik akibat munculnya aksi memborong minyak goreng.
Untuk itu, kata dia, PSI mendorong pemerintah daerah melakukan operasi pasar secara teratur agar masyarakat tetap mendapat minyak goreng dengan harga murah.
“Kader-kader PSI di daerah mencoba bergotong-royong untuk menjual minyak goreng dengan sesuai harga yang ditetapkan pemerintah. Kami berusaha sebisa mungkin untuk hadir membantu rakyat,” pungkas Andre.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
