Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Februari 2022 | 01.18 WIB

Kawasan Industri di Indonesia Menuju Generasi Keempat, Apa itu?

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Kawasan industri memasuki masa transisi dari generasi ketiga, eco-industrial park, menuju generasi keempat, smart eco industrial park. Hal tersebut sesuai dengan perkembangan isu terkait smart industry. Sebab, perusahaan dituntut dapat memanfaatkan teknologi pada era Revolusi Industri 4.0.

"Karena itu, kawasan industri perlu didorong untuk membangun infrastruktur digital dan melakukan transformasi digital dalam pengelolaannya sehingga mempermudah komunikasi dan pemberian layanan kepada tenant," ujar Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Eko S.A. Cahyanto di Jakarta Kamis (3/2).

Eko menegaskan, aspek digitalisasi menjadi salah satu kunci utama dalam transisi menuju kawasan industri generasi keempat tersebut. Penerapannya dimulai dari integrasi infrastruktur secara digital, sistem logistik terintegrasi, pengembangan sumber daya manusia dalam rangka adaptasi industri 4.0, pengembangan digital hub dan pusat inovasi, hingga munculnya sirkulasi ekonomi yang mengusung semangat efisien sumber daya.

Menurut Eko, dalam mengakomodasi perkembangan era digital, perlu dibentuk sebuah kawasan khusus bagi industri digital untuk pemusatan infrastruktur. Terutama telekomunikasi (high-speed broadband) dan penggunaan energi baru terbarukan.

"Contohnya, penggunaan sumber daya air di Waduk Jatiluhur sebagai sumber energi bagi Data Center Indosat. Selain itu, terdapat Nongsa Digital Park di Batam," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa pihaknya bertekad untuk terus mengembangkan jumlah kawasan industri di Indonesia sebagai lokasi investasi yang menarik. Langkah itu diyakini dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Perkembangan kawasan industri di Indonesia mengalami peningkatan, baik secara jumlah maupun luas lahan," jelasnya.

Hingga Januari lalu, terdapat 135 perusahaan kawasan industri dengan total luas lahan 65.532 hektare yang tersebar di Pulau Jawa, Kalimantan, Maluku, Papua, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Sumatera. Dari 135 kawasan industri tersebut, 46 persen atau 30.464 hektare sudah terisi oleh tenant industri.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore