
Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memulai pembangunan (groundbreaking) proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (DME) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (24/1). Indra Arief/Antaraa
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa di tengah pandemi Covid-19 pada 2022 ini, fondasi perekonomian Indonesia semakin menguat. Salah satu fondasi utama penopang perekonomian adalah penanganan pandemi Covid-19 itu sendiri.
"Perekonomian kita sepanjang 2020-2021 juga terus bergerak, tidak pernah berhenti, salah satunya karena tidak pernah lockdown, dan ini mempermudah untuk mengakselerasi perekonomian di 2022," kata dia dalam webinar Economic Outlook 2022, Selasa (22/3).
Kemudian adalah reformasi struktural dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Instrumen yang terdapat dalam UU tersebut adalah penyederhanaan investasi yang memberikan kemudahan investor untuk berinvestasi.
"Diterbitkannya UU Ciptaker, dilakukan peneyderhanaaan birokrasi untuk investasi, ini fondasi besar yang hasilnya kita mulai lihat dan nikmati di 2022 ini," imbuhnya.
Langkah hilirisasi yang dilakukan, kata Jokowi, juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian dalam negeri. Pasalnya, bahan baku yang dihasilkan tidak lagi diekspor, melainkan dilakukan hilirisasi guna memberi nilai tambah produk.
"Langkah-langkah hilirisasi juga sudah berlangsung besar-besaran di 2021, ekspor bahan baku kita stop dan kita dorong hilirisasi dalam negeri, tahap demi tahap hilirisasi akan semakin tinggi dan akan terus menggerakkan ekonomi serta menciptakan lapangan kerja di dalam negeri," tambah Jokowi.
Faktor lain yang dapat mendorong perekonomian Indonesia adalah ekonomi digital. Hal tersebut semakin bertumbuh karena adanya pandemi Covid-19 yang memaksa akselerasi digitalisasi di dalam negeri.
"Fondasi ekonomi digital sebagai basis ekonomi baru juga sudah cukup kuat di tahun lalu, telah lahir decacorn, telah bertambah terus jumlah unicorn di dalam negeri, ini sebagai bukti bahwa infrastruktur digital semakin meluas dan ekosistem digital semakin kondusif," tutur dia.
"Dengan fondasi tersebut, saya yakini kita bisa mengakselerasi pertumbuhan perekonomian kita di tahun 2022 ini," tutupnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
