
TANGKAL COVID-19: Salah seorang pelajar sedang mengikuti vaksinasi. Selama PTM terbatas berjalan, dinkes terus mengawasi kesehatan siswa. Upaya preventif dilakukan untuk membendung persebaran Covid-19 di sekolah. (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kasus Covid-19 saat ini telah mengalami turun drastis. Namun, protokol kesehatan Covid-19 harus tetap dijaga.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut, terdapat tiga faktor yang dapat membuat kasus Covid kembali melonjak meskipun saat ini kasus positif mulai melandai.
Menurutnya, Covid-19 dapat menggila ketika efek vaksin di tubuh manusia sudah mulai menurun seiring berjalannya waktu. Sehingga disiplin protokol kesehatan Covid-19 menjadi kunci pencegahan dalam terpapar Covid-19
"Belajar dari berbagai negara, kasus bisa saja kemudian meningkat lagi apalagi kalau vaksinasi efeknya sudah mulai menurun dengan berjalannya waktu," ujarnya secara virtual, Kamis (21/10).
Selanjutnya, potensi meningkatnya kasus Covid-19 juga terjadi seiring dengan dibukanya kembali berbagai kegiatan sosial dan aktivitas ekonomi. Seperti, aktivitas di sekolah dan pasar.
Selain itu, pembukaan kembali pusat pariwisata juga menjadi pemicu potensi lonjakan kasus Covid-19. Sebab, hal itu memicu minat masyarakat untuk kembali berlibur.
"Liburan-liburan yang kemudian menyebabkan masyarakat meningkat mobilitasnya, biasanya juga akan menimbulkan jumlah kasus," tuturnya.
Dengan demikian, Sri Mulyani menekankan, agar upaya pemerintah dalam mengejar tingkat vaksinasi yang menyasar 70 persen dari total penduduk segera dilaksanakan. Tujuannya agar masyarakat terproteksi atau terlindungi dari virus Covid-19.
"Kita kerahkan seluruh instansi seperti yang tadi saya sampaikan, TNI, Polri, BIN, BKKBN yang sekarang ini ikut di dalam meningkatkan jumlah vaksinasi yang seharusnya mencapai lebih dari 2 juta agar kita bisa mencapai 70 persen dari populasi kita yang kemudian mendapatkan vaksinasi. Ini sebuah tantangan yang belum selesai," pungkasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
