Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Oktober 2021 | 02.37 WIB

Jokowi ke Apkasi: Bisnis Jangan Latah, Fokus Produk Unggulan Daerah

Presiden Joko Widodo - Image

Presiden Joko Widodo

JawaPos.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) agar dapat menunjukkan kekuatan ekonomi masing-masing wilayahnya. Selain itu dia juga memberikan arahan agar dapat saling berkolaborasi dalam memperkuat ekspor.

Menurutnya, pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2021 dapat memperluas pasar-pasar ekspor baru. Namun, kebutuhan dalam negeri harus tetap harus terus diutamakan.

Apalagi potensi pasar dalam negeri sendiri dengan jumlah penduduk yang mencapai 270 juta merupakan angka yang sangat besar. "Kelas menengah bertumbuh sangat pesat. Ini yang harus menjadi peluang untuk memperkuat industri dalam negeri kita. Jangan sampai pasar yang sangat besar ini diambil produk-produk negara lain," ungkapnya dalam akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (20/10).

Jokowi berpesan perdagangan antar daerah pun perlu diperkuat dan dikembangkan agar kebutuhan masyarakat Indonesia dapat terpenuhi secara merata. "Perdagangan antar daerah, antarpulau perlu terus dikembangkan dan setiap daerah sebaiknya fokus pada produk unggulannya," tuturnya.

Jokowi pun menyebut, masyarakat Indonesia kerap kali memiliki kebiasaan buruk yaitu suka mengikuti tren yang sedang booming. Padahal jika seluruhnya terjun dalam ranah bisnis yang sama, ketika goyang maka akan jatuh seluruhnya.

"Kita kan senangnya latah. Karet ramai, semua nanam karet. Sawit ramai, semua nanam sawit. Sawit ambruk, semua juga ambruk. Karet harganya jatuh, semuanya juga ikut jatuh. Jangan seperti itu," ucapnya.

Jokowi pun mengingatkan agar para pemerintah kabupaten fokus pada produk unggulannya. Tidak perlu ikut-ikutan daerah lain.

Sebab, setiap daerah harus saling mengisi dengan produk unggulannya masing-masing. Sehingga, nantinya juga dapat mendorong ekspor.

"Wah, sana nanam karet kok ekonominya baik, rakyat kita suruh tanam karet. Pas baik iya, bagus. Tapi pas jatuh, hati-hati barengan nanti berbahaya," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore