
Pameran GMTN 019
JawaPos.com - Pameran GMTN (Gifa, Metec, Thermprocess, Newcast), pameran bisnis berskala internasional untuk industri logam dan baja akan kembali digelar oleh Messe Düsseldorfpada tanggal 25 sampai 29 Juni 2019 di Duesseldorf, Jerman. Acara 4 tahunan ini menjadi acara penting bagi para pelaku industri pengecoran, metalurgi, thermoprocess, dan casting presisi.
Pameran ini meliputi spektrum yang luas untuk aktifitas yang bergerak dibidang teknologi pengecoran, metalurgi, teknologi proses thermo dan produk casting dan merupakan pintu menuju pasar dunia. Pertemuan berskala internasional akan menjadi ajang bagi para pelaku industri logam dan baja untuk mendapatkan informasi teknologi terkini untuk diterapkan di pasar masing-masing negara.
“Melalui pameran ini, perdagangan antara Jerman dan Indonesia akan diintensifkan di mana Industri konstruksi mesin Jerman yang terkenal dalam memproduksi logam presisi berkualitas tinggi tetap menjadi andalan Jerman dalam hubungan kerjasama yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Jerman,” jelas Global Director for Metals & Flow Technologies Messe Düsseldorf.
Friedrich-Georg Kehrer baru-baru ini.
Pada penyelenggaraan pameran GMTN 2019 akan dihadirkan semua aspek mengenai logam dan proses pembuatannya. GMTN merupakan gabungan dari 4 pameran yang saling bersinergi yaitu pameran GIFA yang menghadirkan perkembangan terkini industri foundry/pengecoran, pameran METEC mengenai industri metalurgi, pameran THERMPROCESS mengenai industri thermo process, dan pameran mengenai casting presisi.
Pengembangan teknologi akan menjawab 4 megatrend yang sedang mendunia saat ini yakni additive manufacturing, eMobility, Industry 4.0, dan ecoMetals & ecoTrails. Perusahaan-perusahaan internasional yang menjadi pionir dalam isu ini akan ikut ambil bagian dalam kampanye tersebut.
Pasar industri mesin Indonesia adalah bagian penting industri mesin ASEAN. Indonesia menjadi basis produksi yang diminati oleh investor-investor dunia. Pemulihan ekonomi dan pertumbuhan industri mesin yang stabil selama beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa produsen Indonesia siap untuk melakukan ekspansi dan tengah mencari teknologi produksi yang ditingkatkan dan peningkatan efisiensi untuk bersaing di pasar dunia.
Menurutnya. GMTN merupakan ajamh yang sangat bermanfaat karena mempromosikan kerja sama internasional. Dan kerja sama ini akan mendorong pertumbuhan industri-industri pendukung di Indonesia.
"Tahun ini kami menargetkan pengunjung dari Indonesia meningkat 100 persen, seiring semakin sadarnya para produsen Indonesia tentang pentingnya acara ini bagi perkembangan bisnis mereka," ujar Friedrich Kehrer.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
