
Deretan mobil baru siap diekspor terparkir di PT Indonesia Kendaraan Terminal atau IPC Car Terminal, Jakarta, Kamis (11/2/2021). inerja ekspor sektor otomotif Indonesia diprediksi berakselerasi pada tahun ini, sejalan dengan tren perekonomian yang berangs
JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) resmi mengesahkan uang muka alias down payment (DP) sebesar nol persen untuk kredit kendaraan bermotor. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari sinergi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk meningkatkan pembiayaan dunia usaha. Relaksasi bakal berlaku 1 Maret hingga 31 Desember 2021.
"Berlaku untuk semua jenis kendaraan baru," kata Gubernur BI Perry Warjiyo setelah rapat dewan gubernur (RDG) BI Kamis (18/2).
Dia menegaskan bahwa keputusan itu diambil sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan kredit sektor otomotif. Namun, dia berpesan kepada semua pihak yang terlibat dalam kebijakan tersebut untuk tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian.
Keputusan BI itu selaras dengan kebijakan pemerintah soal pajak penjualan barang mewah (PPnBM) untuk mobil baru. Selama tiga bulan, pemerintah menanggung 100 persen pajak mobil baru.
Setelah itu, pemerintah akan memberikan potongan pajak 50 persen. Kebijakan itu berlaku pada relaksasi tahap kedua atau ketiga bulan berikutnya. Pada tahap ketiga, potongan pajak yang diberikan berubah menjadi 25 persen.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Keuangan (Menkeu) Yustinus Prastowo menyatakan bahwa kini seluruh aturan terkait relaksasi PPnBM sedang disiapkan. Dia memastikan regulasi tersebut sudah siap dan bisa diberlakukan pada Maret mendatang.
"Saat ini peraturan dari menteri keuangan sedang disiapkan. Kami juga sedang berkomunikasi dengan asosiasi usaha dan para pihak agar mendapatkan masukan yang akurat dan kredibel. Agar aturannya nanti bisa sesuai dengan yang diharapkan," papar Yustinus.
Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyatakan bahwa pemerintah membuka peluang untuk memperluas sasaran relaksasi. Rencananya, pemerintah juga memberikan diskon pajak untuk mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.500 cc.
baca juga: Selain Diskon PPnBM, Mobil Baru juga Dapat Insentif DP 0 Persen
Terpisah, pelaku industri otomotif menyambut positif stimulus pemerintah. Khususnya insentif PPnBM dan pelonggaran DP nol persen untuk KPM. Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto yakin insentif akan menggairahkan penjualan.
Sebab, insentif tidak hanya berdampak pada penurunan harga kendaraan, tapi juga kemudahan pembiayaan. "Ini tambahan kemudahan. Ditambah, ada penurunan suku bunga dari BI rate hanya 3,75 persen," ujar Jongkie.
PENJUALAN KENDARAAN RODA EMPAT DI INDONESIA
Merek | Volume Penjualan (Wholesales) | Market Share
Toyota | 161.256 | 30,3%
Daihatsu | 90.724 | 17,1%
Honda | 73.315 | 13,8%
Suzuki | 66.130 | 12,4%
Mitsubishi Motors | 57.906 | 10,9%
Sumber: Gaikindo

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
