
Ilistrasi
JawaPos.com - Akibat perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat, pabrik elektronik yang berbasis di Taiwan, Pegatron, memilih Indonesia untuk diversifikasi manufakturnya. Bahkan Pegatron tengah bersiap untuk mengalihkan produksi produk non-iPhone yang terkena tarif AS ke Pulau Batam dalam enam bulan ke depan.
Dilansir dari Nikkei Asian Review, sumber menyebut investasi akan mulai dalam bulan ini, dengan produksi penuh diharapkan pada pertengahan 2019. Adapun alasan Pegatron untuk memindahkan pabriknya dari Tiongkok bukan semata-mata karena perang dagang, melainkan banyaknya produsen yang terus meningkat di negeri tirai bambu, meningkatnya upah serta kurangnya tenaga kerja.
"Investasi akan dilakukan pada akhir bulan ini atau pada awal bulan depan paling lambat, karena akan membutuhkan dua perempat untuk Pegatron memindahkan, memasang, dan mengesahkan peralatan sebelum pabrik beroperasi penuh," kata seorang sumber yang akrab dengan rencana itu. "Ini tidak bisa ditunda lama," tambah orang itu.
Nikkei Asian Review juga telah mengetahui bahwa Pegatron juga mengevaluasi Vietnam utara sebagai lokasi manufaktur lain yang mungkin. Negara ini telah memiliki rantai pasokan elektronik yang terus berkembang berkat operasi perakitan smartphone Samsung Electronics. "Tetapi investasi di pulau Batam lebih cepat dari tempat lain," kata sumber itu.
Dibandingkan dengan rekan-rekan Taiwan lainnya seperti Foxconn Technology Group, Wistron, Inventec dan Compal Electronics - yang semuanya telah memiliki fasilitas di Asia Tenggara selama bertahun-tahun - Pegatron enggan berinvestasi dalam kapasitas manufaktur di luar China.
Sekarang, selain perang dagang, kondisi di China semakin sulit. Adapun, selama musim puncak antara September dan November setiap tahun, Pegatron, bersama dengan anak perusahaannya, membutuhkan lebih dari 200.000 pekerja setiap tahun. Menjadi semakin sulit untuk menemukan para pekerja ini, mengingat tingginya pergantian staf dan persaingan sengit antara produsen elektronik untuk tenaga kerja.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
