
Ilustrasi: Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) telah mempersiapkan program khusus untuk seluruh hotel yang ada di kawasan Jawa Timur guna mendongkrak okupansi di kawasan Jawa Timur.
JawaPos.com - Potensi wisata yang ada di kawasan Malang Raya memiliki dampak positif bagi pelaku industri perhotelan. Dengan banyaknya wisatawan yang datang, hal itu pun berefek pada tingkat okupansi.
Bahkan, pada bulan Agustus ini, Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) sudah mempersiapkan program khusus untuk seluruh hotel yang ada di kawasan Jawa Timur guna mendongkrak okupansi di kawasan Jawa Timur.
Ketua DPD IHGMA Jawa Timur, Joko S Widiyanto mengatakan, mulai 18 Agustus mendatang, pihak Kementerian Pariwisata dan didukung oleh IHGMA, akan menggalakkan sebuah program tiga hari dua malam untuk destinasi wisata di kawasan Jawa Timur. Rutenya pun sudah disiapkan secara bergilir.
"Sudah ada rute yang dibuat. Mulai hari pertama datang hingga pulang. Kawasan mana saja yang ingin di datangi. Misal hari pertama ke Malang, hari berikutnya ke Banyuwangi, kemudian ke Pacitan dan seterusnya," jelas Joko.
Dia mengungkapkan, pihaknya selalu mendukung seluruh program yang dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata, terutama dalam hal meningkatkan potensi wisata melalui program Visit Wonderful Indonesia. "Di kawasan Jawa Timur ini banyak sekali potensi wisata yang menarik. Mulai dari wisata alam hingga wisata buatan," ujarnya.
Nantinya, melalui program tersebut, para wisatawan bakal diajak untuk mengeksplorasi daerah tersebut. Misalnya, ketika berkunjung ke Malang Raya, wisatawan akan diajak ke beberapa tempat wisata. Seperti wisata petik apel, wisata buatan, hingga wisata alam di Pantai Selatan. "Para wisatawan dijamin pasti akan menikmati suasana wisata dan bisa memberikan kesan yang menarik," kata dia.
Pria yang juga GM Hotel Pesonna Surabaya dan Gresik tersebut menuturkan, setiap daerah di kawasan Jawa Timur yang memiliki potensi wisata masuk ke dalam jadwal trip tersebut. "Dengan adanya iming-iming wisata, tentunya orang yang datang juga butuh tempat menginap. Nah, disitulah hotel-hotel bisa mendapatkan okupansi," kata dia.
Sejauh ini, program tersebut sudah pernah dilakukan di beberapa kawasan. Seperti Kepulauan Riau, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Bali. "Tahun ini, giliran Jawa Timur. Dengan adanya program ini, kami berharap partisipasi aktif teman-teman hotelier di Jawa Timur untuk menawarkan program yang diberikan oleh hotelnya sehingga membantu mendongkrak okupansi," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
