
Ihsg mulai merangkak naik ke level 6.000-an.
JawaPos.com - Pasar saham Indonesia pada pembukaan pagi ini sukses memulai harinya di zona hijau. Jelang libur panjang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 38,7 poin atau 0,64 persen ke level 6.049,84 poin.
Sementara, Indeks LQ45 naik 2,5 poin atau 0,2 persen menjadi 965,94, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,5 poin atau 0,07 persen ke 681,68, dan indeks IDX30 naik 1,2 poin atau 0,23 persen ke 525,44.
Adapun pada pembukaan perdagangan pagi ini, terdapat 139 saham menguat, 30 saham melemah, dan 94 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp 160 miliar dari 118,9 juta lembar saham diperdagangkan.
Sektor penggerak IHSG bergerak dua arah, dengan sektor industri mining memimpin penguatan hingga 1,25 persen. Sementara sektor properti turun 0,28 persen.
Namun, menurut analis PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko, pergerakan IHSG sepertinya masih mengalami kesulitan untuk menembus level 6.100, bahkan akan terkoreksi menuju kisaran 5.940-5.890.
"Kenaikan IHSG selama lima hari dari level 5.740 akhirnya terganjal di resisten 6.100 dan aksi jual yang muncuk kembali dapat mendorong terjadinya koreksi," kata Yuganur di Jakarta, Kamis (31/5).
Namun, lanjut Yuganur, jika terjadi koreksi ke kisaran 5.940-5.890, maka situasi tersebut bisa dimanfaatkan sebagai peluang mengakumulasi pembelian untuk trading jangka pendek pada saham big cap dan lapis kedua pilihan.
Dengan demikian, jelas dia, potensi koreksi lanjutan pada laju IHSG di perdagangan hari ini patut direspons para pelaku pasar dengan mencermati empat saham pilihan berikut ini:
1. JSMR dengan target profit taking di kisaran Rp 4.570-4.670 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 4.220 dan Rp 4.120, disarankan cut-loss pada posisi Rp 4.020.
2. UNVR dengan target profit taking di kisaran Rp 48.700-49.700 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 46.150 dan Rp 46.650, disarankan cut-loss pada posisi Rp 45.800.
3. PWON dengan target profit taking di kisaran Rp 590-610 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 555 dan Rp 547, disarankan cut-loss pada posisi Rp 537.
4. BDMN dengan target profit taking di kisaran Rp 6.075-6.175 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 5.725 dan Rp 5.625, disarankan cut-loss pada posisi Rp 5.425.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
