
Frederica Widyasari Dewi
JawaPos.com - Frederica Widyasari Dewi atau wanita yang kerap disapa Kiki merupakan salah satu perempuan inspiratif yang menjabat sebagai Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Kiki memandang, hari ini, 21 April 2018, mengingatkan kita pada kesetaraaan gender yang telah diperjuangkan oleh Ibu Kita Kartini.
Menurut perempuan kelahiran 28 November 1975 tersebut, perempuan Indonesia harus bersyukur. Sebab saat ini telah memperoleh kesetaraan. Tidak lagi dikekang oleh budaya lama yang mendiskriminasi kaum perempuan. Perempuan sekarang bebas mengambil peluang yang sama dengan kaum pria. Termasuk kursi kepemimpinan suatu korporasi maupun negara.
“Karena beberapa di negara lain jadi perempuan masih enggak enak ya Mba, masih banyak diskriminasi perempuan di dalam prosesi. Dan kita sekarang boleh bangga banyak perempuan-perempuan bisa menjadi pemimpin termasuk kita juga pernah dipimpin oleh Presiden Perempuan. Amerika yang negara maju saja belum pernah kan,” ujarnya kepada Jawapos.com.
Kiki mengaku, menjadi seorang perempuan yang memiliki multi peran itu tidak mudah. Di samping menjabat sebagai Direktur Utama, dirinya juga tidak melalaikan kewajiban sebagai isteri dan Ibu. Tetap mengurus keluarga. Semua peran sukses dilakoninya dengan seimbang.
“Terus terang sih enggak gampang. Penuh perjuangan apalagi emang kita punya anak-anak. Saya sebagai Dirut semua orang mengharapkan saya juga terkait pengambilan keputusan. Dan juga harapan keluarga,” tuturnya.
Namun, Kiki bilang, Ia selalu melakukan yang terbaik dalam setiap peran. Dukungan keluarga menjadi motor utama dalam kesuksesannya. Beruntung, sang suami selalu mendukung dalam kegiatan positif. Terutama karir yang hingga saat ini disandangnya.
“Biarkan manusia melalukan yang terbaik yang mereka bisa. Sisanya serahkan pada Allah SWT. Perempuan enggak usaha merasa tidak sempurna menjadi wanita karena memang tidak ada yang sempurna di dunia. Cukup melalukan yang terbaik yang kita bisa,” ucapnya.
Kiki juga mengaku, menjadi wanita karir yang harus pergi bekerja sehari-hari juga tidak jarang menuai protes dari sang anak. Namun, Kiki juga tidak melupakan kewajibannya sebagai seorang Ibu. Ia berusaha melakukan yang terbaik untuk terus menjadi sosok panutan bagi anak-anaknya.
“Anakku pernah waktu kecil dulu protes, kenapa sih Bunda ngga bisa antar aku ke sekolah kayak temen-temen. Malah sempet pernah dikunciin waktu mau berangkat kerja, itu lucu banget. Tapi aku jelasin ke anakku soal tanggung jawabku pada pekerjaan, dan makin lama kan semakin besar jadi dia bisa mengerti, tuturnya.
Menurutnya, nilai-nilai dan moral kehidupan sangat penting untuk ditanamkan pada anak sejak dini. Karena setiap Ibu pasti menginginkan anak-anaknya menjadi seorang yang lebih hebat dari dirinya. “Menggaris bawahi peranan Ibu itu penting! harus jadi inspirasi untuk anak-anak. Jadi peran ibu harus bener-bener bisa memberikan nilai-nilai kehidupan yang baik,” imbuhnya.
Ternyata, sosok inspiratif yang saat ini berperan besar bagi kesuksesannya adalah Sang Ibu. Meskipun Sang Ibu tidak memiliki latar belakang sekarang wanita karir seperti dirinya, namun baginya Ibunya adalah perempuan yang cerdas dalam membimbing anak-anaknya.
“Ibu ku Ibu rumah tangga. Beliau perempuan yang cerdas. Setiap hari update baca koran, memberikan nilai-nilai dan moral kehidupan untuk anak-anaknya. Hal itu saya contoh untuk anak-anak saya juga,” imbuhnya.
Pada intinya, Kiki berpesan pada seluruh perempuan Indonesia untuk melalukan hal yang terbaik dalam menggapai cita. Rasa syukur pada pengorbanan Kartini yang telah menjebol batas belenggu yang mendiskriminasi kaum wanita harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Jadilah wanita luar biasa dalam keluarga dan kehidupan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
