Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 April 2018 | 03.38 WIB

Masuki Babak Baru, MoU Pengembangan Kedungsepur Ditandatangani

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menandatangani nota kesepahaman kerjasama pembangunan wilayah Kedungsepur, Selasa (10/4). - Image

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menandatangani nota kesepahaman kerjasama pembangunan wilayah Kedungsepur, Selasa (10/4).

JawaPos.com - Pengembangan wilayah otonom di eks-karesidenan Semarang, Kedungsepur (Kendal, Demak, Ungaran, Kota Salatiga, Kota Semarang, dan Purwodadi) memasuki babak baru. Hari ini, Selasa (10/4), nota kesepahaman (MoU) pembangunan daerah tersebut ditandatangani.


Bertempat di ruang Lokakrida, Balai Kota Semarang, penandatangan dilakukan langsung oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dengan mengundang kepala-kepala daerah lain seperti Bupati Kendal, Mirna Annisa, serta Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha.


Melalui MOU itu sendiri, nantinya seluruh daerah di dalam Kedungsepur, sepakat untuk saling mengintegrasikan pembangunan di daerah masing-masing. Sebagaimana telah dibahas pada pertemuan-pertemuan sebelumnya.


Hendi, sapaan akrab sang Wali Kota Semarang, menganggap pentingnya pembangunan wilayah Kedungsepur yang terintegrasi. Mengingat Kedungsepur menjadi satu dari sembilan kawasan metropolitan di Indonesia. 


"Ada banyak hal yang dapat dikerjasamakan dengan daerah-daerah lain di sekitar Kota Semarang yang dikenal dengan Kedungsepur ini. Namun tiga hal yang kami fokuskan, yakni kerjasama di sektor pariwisata, kesehatan dan transportasi," tegasnya.


Pembangunan suatu daerah, lanjutnya, tidak dapat mengesampingkan wilayah-wilayah lain di sekitarnya. Alasannya, ada potensi besar untuk setiap daerah untuk saling menopang.


Ia kemudian mencontohkan Ibu kota Jakarta yang tak akan maju tanpa bantuan dari wilayah-wilayah sekitar macam Tangerang, Bekasi, Bogor. "Begitu juga Kota Semarang, tidak akan bisa maju tanpa bantuan daerah sekitarnya ini," terangnya lagi.


Sang wali kota kembali menegaskan, MoU ini juga sebagai sebuah penegasan bahwa setiap daerah memiliki peran dan manfaatnya masing-masing untuk kesejahateraan masyarakat yang tidak relevan untuk dikompetisikan.


Oleh karenanya, Hendi mengungkapkan bila MoU tersebut merupakan momentum bagi seluruh daerah di Kedungsepur untuk saling berkolaborasi. Tujuannya, tak lain dan tak bukan, agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.


Dirinya lantas menyebutkan, salah satu kolaborasi yang sudah terjalin yakni pada bidang transportasi antara Kota Semarang-Kabupaten Kendal dan Kota Semarang-Kabupaten Semarang.


"Ke depan, dalam waktu dekat kami akan melakukan kerjasama di bidang transportasi dengan Kabupaten Demak. Selain itu dengan Demak juga ada integrasi pembangunan terkait proyek tol laut Semarang-Demak yang akan dibangun dalam waktu dekat," rincinya.


Sementara itu, Bupati Kendal, Mirna Annisa mengatakan jika kerjasama tersebut sangat bermanfaat dalam mendorong pembangunan di daerahnya. "Semarang Raya atau Kedungsepur ini memiliki banyak potensi. Jadi dengan adanya kolaborasi ini tentu akan memudahkan masing-masing daerah berkembang bersama dan maju bersama-sama," tuturnya. 

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore