Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Maret 2018 | 16.19 WIB

Defisit Dagang 3 Kali Berulang, Ini Alasan Pemerintah Harus Hati-hati

Ilustrasi aktivitas ekspor-impor di pelabuhan - Image

Ilustrasi aktivitas ekspor-impor di pelabuhan

Jawapos.com - Defisit neraca perdagangan Indonesia mencapai USD 1,1 miliar sejak Desember 2017 hingga Februari 2018. Untuk Febuari 2018 Indonesia mengalami defisit hingga USD 120 juta.


Defisit perdagangan yang terjadi selama tiga bulan berturut-turut ini adalah yang pertama kali terjadi sejak tahun 2014. CORE Indonesia memandang kondisi ini patut mendapatkan perhatian serius pemerintah setidaknya karena tiga alasan berikut.


Pertama, net ekspor yang menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi selama 2017 dengan pertumbuhan 21 persen, berpotensi memberikan sumbangan negatif terhadap pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun ini.


“Artinya, upaya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi di tahun ini menjadi semakin sukar,” kata Direktur Eksekutif CORE Indonesia M Faisal, dalam keterangan resmi, Jumat (16/3).


Kedua, defisit perdagangan akan semakin mendorong pelebaran defisit transaksi berjalan (current account deficit) yang menjadi salah satu faktor pendorong pelemahan nilai tukar Rupiah, selain faktor eksternal seperti penaikan suku bunga acuan the Fed di AS.


Ketiga, belum ada peningkatan kinerja industri manufaktur secara berarti, terutama industri yang berorientasi ekspor. Indonesia masih sangat bergantung pada ekspor komoditas.


“Padahal, seperti halnya negara-negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam, ekspor manufaktur yang kuat akan dapat meredam terjadinya defisit perdagangan, khususnya pada saat ekspor komoditas andalan (seperti sawit) cenderung melemah, dan harga minyak dunia terkerek naik,” ungkapnya.


Sebagai perbandingan, kontribusi ekspor manufaktur hanya 47 persen dari total ekspor Indonesia, sementara kontribusi ekspor manufaktur terhadap total ekspor Vietnam dan Thailand saat ini sudah mencapai 78 persen.


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore