
Menko Kemaritiman Luhut B Panjaitan
JawaPos.com - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyayangkan masih banyak pihak yang meremehkan Indonesia. Ditambah lagi, kritik berlebihan juga terus membanjiri pemerintah.
Menurutnya, tidak mudah mengatur Indonesia yang merupakan negara besar. Namun, pemerintah tetap komitmen terus membangun perekonomian dalam negeri.
"Banyak yang tidak paham bahwa Indonesia negara besar yang tidak gampang mengaturnya. Berapa size Indonesia? besar. Kadang kita tidak apresiasi soal itu," ujarnya di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (9/3).
Selain itu, Luhut juga menekankan agar seluruh pihak tidak pesimistis dengan Indonesia. Sebagai negara besar, Indonesia punya kemampuan untuk bersaing dengan negara lain.
Apalagi, Indonesia dalam beberapa tahun terakhir konsisten menjaga pertumbuhan ekonominya di angka 5 persen. Hal itu, pun membuat Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi yang baik.
"We are strong country. Tidak ada alasan kita kecut lihat siapa saja di dunia ini. Yang penting kita harus kompak, harus bisa bekerja dengan hati," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
