Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Februari 2018 | 02.42 WIB

Kurun Waktu Januari 2018, Rupiah Menguat, Ini Penyebabnya

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) membukukan rata-rata harian rupiah melemah sebesar 1,51 persen menjadi Rp 13.537 per USD. Namun, rupiah kembali menguat sebesar 1,36 persen menjadi Rp 13.378 per USD pada bulan Januari 2018.


Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan, penguatan ini didorong oleh aliran modal asing yang kembali masuk.  Sejalan persepsi positif investor terhadap perekonomian domestik dan penguatan mata uang kawasan. "Pada awal Februari 2018, meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global khususnya terkait dengan ekspektasi kenaikan FFR yang lebih tinggi dari perkiraan memberikan tekanan pada mata uang global," ujarnya di Komplek BI, Jakarta, Kamis (15/2).


Meski demikian, pihaknya akan terus mewaspadai meningkatnya risiko ketidakpastian pasar keuangan global. Serta tetap melakukan berbagai langkah stabilisasi global. "Hal ini agar sesuai dengan nilai fundamentalnya dengan tetap menjaga bekerjanya mekanisme pasar," tandasnya.


Seperti diketahui,  nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak menguat dalam perdagangan hari ini, Kamis (15.2). Rupiah pagi ini dibuka di level Rp 13.595. Menguat dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.629 per USD. Tercatat, nilai tukar sempat menyentuh level Rp 13.549 per USD. Namun demikian, saat ini Rupiah kembali melemah ke Rp 13.563 per USD. 

Editor: Teguh Jiwa Brata
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore