Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 November 2017 | 01.11 WIB

Garap Proyek Jalur KA Utara Jawa, Menhub Minta Ini

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. - Image

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

JawaPos.com - Studi kelaikan proyek revitalisasi jalur kereta api utara Jawa atau rute Jakarta-Surabaya akan segera digarap. Kementerian Perhubungan dimungkinkan akan merekrut konsultan dari pihak ketiga untuk mengkerjakannya.


Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, hal itu dilakukan untuk mengawasi proyek yang memiliki anggaran sangat besar.


"Saya belum lihat laporan akhir dari Jepang, kalau memang sesuai dengan ekspektasi, kita langsung umumkan, tapi kalau ada deviasi kita akan menunjuk pihak ketiga untuk evaluasi. Proyek ini uangnya besar juga, investasi besar, karena itu kita harus teliti," kata Menhub, Sabtu (18/11).


Budi juga menuturkan, pihak ketiga juga bisa memberikan pendapat agar proyek berjalan sesuai dengan harapan pemerintah, terutama agar anggaran tidak membangkak.


"Jadi, yang sudah pasti itu lintasan eksisting karena kita maunya Rp 60 triliun kalau tiba-tiba jadi Rp100 triliun, ya kita harus teliti sekali," katanya.


Budi berharap, hasilnya akan keluar secepatnya dan Desember bisa diputuskan untuk memulai studi kelaikan. "Saya harap Desember sudah selesai, agar kita bisa segera bangun," katanya.


Sementara itu, Perwakilan Senior Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) di Indonesia Kawabata Tomoyuki sebelumnya mengatakan, beberapa waktu lalu telah dilakukan survei lapangan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan JICA.


"Pihak Indonesia menginginkan prastudi kelaikan tahun ini, nanti hasilnya akan ditindaklanjuti oleh JICA," katanya.


Kawabata menambahkan, hasil dari prastudi kelaikan itu nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah Indonesia untuk ditindaklanjuti dan diputuskan apakah akan dilanjutkan ke tahap studi kelaikan.


"Semuanya masih dalam kajian, yang pasti bahwa proyek akan dilakukan dengan jalur yang sudah ada," katanya.


Kawabata mengatakan, nantinya kecepatan bisa ditingkatkan menjadi 160 kilometer per jam dan waktu tempuh Jakarta-Surabaya menjadi 5,5 jam.


Diketahui, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang menyepakati revitalisasi jalur kereta api lintas utara Jawa atau Jakarta-Surabaya memakai jalur yang sudah ada.


Pernyataan tersebut berdasarkan hasil pertemuan tingkat Wakil Menteri bidang Transportasi antara Pemerintah RI dan Pemerintah Jepang.


Pertemuan tersebut melahirkan kesepakatan, yaitu sinkronisasi antara studi yang dilaksanakan oleh Kemenhub melalui bekerja sama dengan Badan pengembangan dan Penerapan Teknologi (BPPT) dengan studi yang dilaksanakan oleh JICA.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore